BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah 12–15 September 2025

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca BMKG untuk periode 12 hingga 15 September 2025.

Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, bahkan berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Peningkatan intensitas hujan diperkirakan terjadi di sebagian besar Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Kondisi ini menandakan masyarakat harus lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, maupun tanah longsor.

Wilayah dengan Status Siaga

BMKG menetapkan beberapa daerah berada dalam kategori Siaga hujan lebat. Wilayah tersebut antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Baca juga:  Pemerintah Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pesantren, Wujud Kepedulian pada Kesejahteraan Santri

Selain itu, Jawa Barat juga diprediksi mengalami potensi angin kencang yang bisa membahayakan aktivitas masyarakat.

BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca bisa berubah dengan cepat, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG memberikan beberapa imbauan penting, di antaranya:

  • Tetap waspada terhadap hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

  • Hindari berteduh di bawah pohon atau bangunan rapuh ketika terjadi hujan disertai angin kencang.

  • Siaga terhadap kemungkinan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh dan tetap gunakan tabir surya, karena cuaca terik masih dapat terjadi di sela-sela musim hujan.

  • Pantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG, baik website, aplikasi infoBMKG, maupun akun media sosial @infoBMKG.

Baca juga:  Hangat dan Penuh Haru! Nobar After Movie Jadi Penutup Indah KKN MB Posko 03 di Cepokomulyo

Cuaca ekstrem memang tidak bisa dihindari, namun kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko. Pemerintah daerah bersama masyarakat diimbau untuk saling berkoordinasi, terutama di wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi.

BMKG menekankan, informasi prakiraan akan terus diperbarui sesuai kondisi atmosfer terkini. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak panik, melainkan tetap tenang sambil memantau informasi resmi dari BMKG.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru