Jatengvox.com – Dalam upaya membekali generasi muda dengan keterampilan masa depan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) sukses menggelar program kerja sosialisasi mengenai digitalisasi dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan ini menyasar para remaja di lingkungan RW 08 Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada (18/01/2026)
Program ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang mulai merambah berbagai lini kehidupan, mulai dari dunia pendidikan hingga industri kreatif.
Mahasiswa KKN melihat adanya urgensi bagi remaja di Kelurahan Gemah untuk tidak sekadar menjadi pengguna, tetapi juga bijak dalam mengoperasikan alat-alat berbasis AI.
Mengenal AI Lebih Dekat
Sesi sosialisasi dimulai dengan pengenalan dasar mengenai apa itu AI dan bagaimana algoritma bekerja dalam aplikasi sehari-hari, seperti rekomendasi konten di media sosial hingga asisten virtual.
Para mahasiswa memberikan demonstrasi langsung mengenai beberapa tools AI yang bermanfaat untuk menunjang aktivitas akademik dan kreativitas, di antaranya:
Platform Pengolah Teks: Untuk membantu menyusun kerangka tulisan atau riset materi sekolah.
Alat Desain Grafis AI: Memudahkan pembuatan konten visual yang menarik bagi remaja yang aktif di media sosial.
AI untuk Produktivitas: Tips mengelola waktu dan tugas sekolah menggunakan bantuan aplikasi pintar.
Etika dan Dampak Positif-Negatif
Tak hanya soal teknis, narasumber dari mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya etika digital.
Remaja diingatkan untuk tetap kritis terhadap informasi yang dihasilkan AI (menghindari hoaks) dan tidak menyalahgunakan teknologi untuk tindakan plagiarisme.
“Kami ingin adik-adik di RW 08 Kelurahan Gemah ini punya digital mindset. AI bukan untuk ditakuti atau digunakan untuk berbuat curang, tapi sebagai asisten yang bisa mempercepat proses belajar mereka,” ujar Beltazar Ariel selaku koordinator program kerja.
Antusiasme Warga dan Remaja
Ketua RW 08 Kelurahan Gemah menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan produktif semacam ini sangat dibutuhkan agar para remaja di wilayahnya memiliki kegiatan positif yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kegiatannya seru karena ada praktiknya langsung. Ternyata banyak aplikasi AI yang bisa bantu saya bikin tugas sekolah jadi lebih cepat dan rapi,” ungkap salah satu peserta remaja yang hadir.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para remaja di Kelurahan Gemah dapat menjadi pelopor transformasi digital di tingkat lokal dan mampu bersaing di era industri 4.0 yang semakin kompetitif.
Editor : Murni A














