ALIANSI BEM SEMARANG RAYA MENDESAK UNTUK SEGERA MENUNTASKAN PERMASALAHAN REGIONAL HINGGA NASIONAL

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Agu 2026 20:47 2 jatengvox

Jatengvox.com – Aliansi BEM Semarang Raya menggelar aksi di tugu muda kota semarang yang bertajuk “Menuju Pembebasan Nasional”. Massa aksi dengan jumlah kurang lebih 900 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota semarang terlihat memadati jalan pemuda. Mulai dari UNNES, UNDIP, UNISULLA, UIN, POLINES, USM, UNIMUS, UNIKA, UPGRIS, UNWAHAS.

Aliansi BEM Semarang Raya yang membawakan tuntutan “Panca Tuntutan Rakyat” atau yang disebut “PANTURA”. yang di dalamnya terdapat beberapa poin tuntutan: (1.) Turunkan harga bahan pokok dan BBM, (2.) Kembalikan TNI dan POLRI ke fungsi utama (3.) Evaluasi total MBG dan Hentikan program KDMP, (4.) Kembalikan kepemilikan tanah ke rakyat dan rehabilitasi segera wilayah terdampak bencana (5.) Hentikan praktik KKN di lingkungan pemerintah. Dengan mendesak pemerintah kota hingga pemerintah pusat, untuk segera menuntaskan isu-isu yang ada di regional hingga nasional.

Pemerintah Kota Semerang tidak pernah serius dalam menangani permasalahan yang ada di Kota Semarang mulai dari permasalahan ekologis, Semarang ini hampir tenggelam tetapi pemkot belum pernah selesai menanggapi permasalahan tersebut, ujar Septia Ketua BEM UNNES dalam orasinya.

Aliansi BEM Semarang Raya menegaskan akan berkomitmen penuh dalam mengawal dan menyuarakan tuntutan-tuntutan tersebut hingga pemerintah memberikan penyelesaian konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terutama di Kota Semarang

Dalam Desakan tersebut dilayangkan kepada pemerintah daerah untuk segera mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM dan keracunan MBG, menjamin hak rakyat atas tanah untuk menyelesaikan konflik agraria, memberikan kepastian relokasi dan jaminan ekonomi terhadap warga jangli yang terdampak pergerakan tanah, menindak galian c ilegal, memperketat eksploitasi air tanah, membuka hasil kajian penyebab kerusakan gombel lama dan menjamin kompensasi warga terdampak, menuntaskan banjir rob dan mempercepat revitalisasi wilayah terdampak bencana dengan melibatkan masyarakat, serta membuka RKPD, KUA-PPAS, APBD, dan informasi proyek pembangunan kepada publik secara mudan dan transparan.

Baca juga:  FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000

Desakan tersebut sebagai komitmen Aliansi BEM Semarang Raya untuk turut mengawal penuh segala isu yang terjadi di daerah.

Aksi demonstrasi yang digelar aliansi BEM Semarang Raya berjalan cukup kondusif hingga pukul 18.00 setelah menyerukan pernyataan sikap di tugu muda, massa aksi langsung mebubarkan diri.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA