Semarak Islamic Festival di Gemuhblanten: Ajang Ceria dan Inspiratif Bersama KKN MB UIN Walisongo Posko 10

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia, peserta dan juri dalam acara Islamic Festival

Panitia, peserta dan juri dalam acara Islamic Festival

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN MB Posko 10 UIN Walisongo mengadakan kegiatan Islamic Festival dengan mengangkat tema “Chill, Cheer and Change” pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari tim KKN yang diadakan untuk anak anak dari TPQ dan Madrasah diniyah. Lomba tersebut bertempat di Masjid Besar al Huda Desa Gemuhblanten.

Acara tersebut diikuti oleh kurang lebih 80 peserta dari TPQ al Huda dan Madrasah Diniyah Roudlotul Hidayah.

Adapun kategori yang dilombakan ada 5 perlombaan yaitu : lomba adzan, mewarnai kaligrafi, hafalan doa harian, hafalan surat pendek dan dai cilik.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala desa, ustadz dan ustadzah TPQ serta Madin yang juga diamanahi sebagai juri.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci al quran kemudian dilanjut dengan sambutan sambutan.

Baca juga:  BMKG Ingatkan Potensi Bahaya Sesar Aktif di Indonesia, Masyarakat Diminta Waspada

Sambutan yang pertama disampaikan oleh Ibu Kepala Desa. Dalam sambutannya, beliau Ibu Erna menyampaikan terimakasih kepada tim KKN yang sudah mengadakan acara tersebut, dan juga berterimakasih kepada peserta yang sudah hadir serta sangat angtusias di acara tersebut.

“Semoga acara ini bisa menjadi ajangn anak anak untuk berani tampil dan percaya diri di depan orang banyak dan semoga acara ini sukses tanpa ada halangan,” sambungnya.

Selanjutnya yaitu sambutan oleh Pak Hamid selaku ketua TPQ dan diakhiri sambutan ketua pelaksana acara yaitu Hardhiansyah.

“Teman-teman, tema kita hari ini bukan sekadar kata-kata. “Chill” artinya mari kita nikmati acara ini dengan santai tapi tetap penuh makna. “Cheer” artinya kita rayakan dengan semangat dan keceriaan. Dan yang paling penting, “Change” adalah ajakan agar setelah acara ini ada perubahan positif dalam diri kita, sekecil apa pun itu. Harapan saya, Islamic Fest ini tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga sarana mempererat ukhuwah, menambah wawasan, dan tentu saja menjadi langkah kecil menuju perubahan yang lebih baik, sesuai dengan semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tutur Hardhiansyah.

Baca juga:  Perpisahan KKN UIN Walisongo di Desa Pidodowetan Berlangsung Penuh Haru

Kegiatan Islamic Festival berlangsung dengan meriah dan penuh antusias dari para peserta yang melebihi dari jumlah kuota.

Masing masing lomba dinilai oleh satu juri dari ustadz dan ustadzah TPQ serta madin yang sudah dibagi tugasnya dan didampingi oleh 2 penanggungjawab lomba dari tim KKN.

Perlombaan dilaksanakan di beberapa ruangan TPQ yang berbeda dan juga di serambi Masjid al Huda.

Tidak hanya anak anak dari peserta yang sangat antusias, tetapi juga para orang tua terlihat sangat mensupport anaknya dengan mendampingi lomba dari awal hingga akhir.

Baca juga:  Anti Mainstream! Bidan Sutarmi dan KKN UIN Walisongo Pagerwojo Ubah Pemandian Nglimut Jadi Arena Senam Lansia

Sebelum sesi pengumuman lomba, diselingi dengan ice breaking oleh tim KKN supaya para peserta tidak merasa bosan dan lelah.

Kemudian dilanjut sesi yang paling ditunggu tunggu yaitu pengumuman pemenang lomba.

Diambil 3 juara dari masing masing kategori perlombaan. Acara diakhiri dengan doa penutup dan sesi foto bersama. Acara lomba ini sekaligus ajang perpisahan dari tim KKN kepada TPQ dan juga Madin.

Kegiatan Islamic Festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN, anak-anak TPQ dan Madin, serta masyarakat Desa Gemuhblanten secara umum.

Dengan semangat “chill, cheer and change”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dan menjadi kenangan indah bagi seluruh peserta.

 

Penulis : Fitri Akrimatun Khasna

 

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru