Jatengvox.com – Mahasiswa KKN MB Posko 10 UIN Walisongo mengadakan kegiatan Islamic Festival dengan mengangkat tema “Chill, Cheer and Change” pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari tim KKN yang diadakan untuk anak anak dari TPQ dan Madrasah diniyah. Lomba tersebut bertempat di Masjid Besar al Huda Desa Gemuhblanten.
Acara tersebut diikuti oleh kurang lebih 80 peserta dari TPQ al Huda dan Madrasah Diniyah Roudlotul Hidayah.
Adapun kategori yang dilombakan ada 5 perlombaan yaitu : lomba adzan, mewarnai kaligrafi, hafalan doa harian, hafalan surat pendek dan dai cilik.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala desa, ustadz dan ustadzah TPQ serta Madin yang juga diamanahi sebagai juri.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci al quran kemudian dilanjut dengan sambutan sambutan.
Sambutan yang pertama disampaikan oleh Ibu Kepala Desa. Dalam sambutannya, beliau Ibu Erna menyampaikan terimakasih kepada tim KKN yang sudah mengadakan acara tersebut, dan juga berterimakasih kepada peserta yang sudah hadir serta sangat angtusias di acara tersebut.
“Semoga acara ini bisa menjadi ajangn anak anak untuk berani tampil dan percaya diri di depan orang banyak dan semoga acara ini sukses tanpa ada halangan,” sambungnya.
Selanjutnya yaitu sambutan oleh Pak Hamid selaku ketua TPQ dan diakhiri sambutan ketua pelaksana acara yaitu Hardhiansyah.
“Teman-teman, tema kita hari ini bukan sekadar kata-kata. “Chill” artinya mari kita nikmati acara ini dengan santai tapi tetap penuh makna. “Cheer” artinya kita rayakan dengan semangat dan keceriaan. Dan yang paling penting, “Change” adalah ajakan agar setelah acara ini ada perubahan positif dalam diri kita, sekecil apa pun itu. Harapan saya, Islamic Fest ini tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga sarana mempererat ukhuwah, menambah wawasan, dan tentu saja menjadi langkah kecil menuju perubahan yang lebih baik, sesuai dengan semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tutur Hardhiansyah.
Kegiatan Islamic Festival berlangsung dengan meriah dan penuh antusias dari para peserta yang melebihi dari jumlah kuota.
Masing masing lomba dinilai oleh satu juri dari ustadz dan ustadzah TPQ serta madin yang sudah dibagi tugasnya dan didampingi oleh 2 penanggungjawab lomba dari tim KKN.
Perlombaan dilaksanakan di beberapa ruangan TPQ yang berbeda dan juga di serambi Masjid al Huda.
Tidak hanya anak anak dari peserta yang sangat antusias, tetapi juga para orang tua terlihat sangat mensupport anaknya dengan mendampingi lomba dari awal hingga akhir.
Sebelum sesi pengumuman lomba, diselingi dengan ice breaking oleh tim KKN supaya para peserta tidak merasa bosan dan lelah.
Kemudian dilanjut sesi yang paling ditunggu tunggu yaitu pengumuman pemenang lomba.
Diambil 3 juara dari masing masing kategori perlombaan. Acara diakhiri dengan doa penutup dan sesi foto bersama. Acara lomba ini sekaligus ajang perpisahan dari tim KKN kepada TPQ dan juga Madin.
Kegiatan Islamic Festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN, anak-anak TPQ dan Madin, serta masyarakat Desa Gemuhblanten secara umum.
Dengan semangat “chill, cheer and change”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dan menjadi kenangan indah bagi seluruh peserta.
Penulis : Fitri Akrimatun Khasna
Editor : Murni A