KKN UIN Walisongo Semarang Posko 6 Kelurahan Bandungan Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kelurahan Bandungan

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 6 mengadakan sosialisasi pencegahan stunting di Balai Kelurahan Bandungan pada Senin (18/8).

Kegiatan ini menghadirkan dokter dari Klinik Tri Karya sebagai pemateri utama, serta dihadiri oleh Lurah Bandungan, seluruh ketua RW, dan lima kader posyandu dari tiap RW di Kelurahan Bandungan.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat gizi buruk kronis, infeksi berulang, serta pola hidup yang tidak sehat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 32 Lakukan Penataan Taman hingga Pembuatan Biopori di Taman Balai Desa Margosari

“Pengukuran tinggi badan juga perlu dilakukan pada ibu hamil untuk mengetahui apakah berisiko stunting atau tidak,” jelas dokter dari Klinik Tri Karya dalam paparannya.

Lebih lanjut, dokter menekankan pentingnya asupan protein dari telur, tahu, tempe, maupun daging, serta pemberian ASI eksklusif dan imunisasi sejak dini.

Ia juga menambahkan bahwa sanitasi lingkungan, ketersediaan air bersih, serta pencegahan infeksi berulang seperti diare dan ISPA harus menjadi perhatian utama keluarga untuk mencegah stunting.

Menurut data yang dipaparkan, stunting berdampak pada pertumbuhan anak yang lebih pendek dibanding usia sebayanya, gangguan kecerdasan, rentan sakit, hingga risiko penyakit kronis saat dewasa. Karena itu, upaya pencegahan sejak masa kehamilan hingga anak usia balita menjadi hal yang sangat penting.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Stunting di Kelas Ibu Hamil Desa Mlilir

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berharap masyarakat Bandungan semakin sadar akan bahaya stunting dan mampu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru