Berita  

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 32 Lakukan Penataan Taman hingga Pembuatan Biopori di Taman Balai Desa Margosari

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 32 Desa Margosari melaksanakan kegiatan aksi lingkungan berupa penataan taman dan pembuatan biopori di Taman Balai Desa Margosari pada Jumat, 21 November 2025.

Kegiatan ini dilakukan bersama beberapa perangkat desa sebagai bentuk sinergi dalam menjaga dan mempercantik ruang publik desa.

Kegiatan dimulai dengan penataan area taman, termasuk merapikan tanaman, membersihkan area sekitar, serta menata ulang elemen taman agar lebih tertata dan nyaman digunakan masyarakat.

Mahasiswa juga melakukan pembersihan kolam yang terletak di area taman balai desa.

Baca juga:  Hadirkan Pemateri Global, Telkom AI Center Padang Kupas AI Tools untuk Remote Income

Setelah kolam dinyatakan bersih, mahasiswa bersama perangkat desa melakukan pengisian kolam dengan ikan lele sebagai upaya memanfaatkan ruang taman tidak hanya secara estetis, tetapi juga produktif dan bermanfaat bagi warga.

Selain penataan taman, mahasiswa KKN juga melakukan pembuatan lubang biopori sebagai bagian dari gerakan konservasi air dan pengelolaan sampah organik.

Lubang biopori ini dibuat di beberapa titik area taman untuk meningkatkan daya serap air ke dalam tanah dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

Pembuatan biopori juga dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli pada pengelolaan lingkungan sederhana yang dapat dilakukan di sekitar rumah, sekolah, maupun fasilitas umum.

Baca juga:  Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial, PTPN I Sembelih 304 Hewan Kurban

Perangkat desa menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa yang tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi turut memberikan dampak nyata bagi kenyamanan dan kebermanfaatan fasilitas desa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 32 berharap taman balai desa dapat menjadi ruang hijau yang lebih terawat, estetis, dan edukatif sekaligus mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *