Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 100 sukses menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus praktik pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah di Gedung PKK Desa Wonoyoso, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Acara berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti sekitar 35 peserta dari kalangan ibu-ibu PKK setempat.
Dalam sambutannya Koordinator Desa, Imam Romadhoni menyampaikan tujuan diadakannya pelatihan, “Kami ingin membawa program yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap ibu-ibu PKK bisa melihat bahwa sesuatu yang dianggap limbah pun dapat menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi tinggi.”
Pemaparan materi disampaikan oleh Putri Nur Aini, salah satu mahasiswa KKN. Dalam presentasinya ia menyampaikan, “Minyak jelantah sering kali dibuang begitu saja, padahal jika diolah dengan benar bisa menjadi barang yang bernilai, salah satunya lilin aromaterapi. Banyak sekali manfaat dari lilin aromaterapi, bisa menjadi pengharum ruangan, hiasan rumah atau bahkan jadi souvenir yang menarik dan bernilai jual,” ujarnya.
Setelah sesi materi, para peserta langsung diajak mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi yang dipandu oleh mahasiswa KKN.
Antusiasme terlihat saat para ibu mulai mencoba mengolah minyak jelantah menjadi lilin beraroma wangi.
Setiap peserta diperbolehkan membawa pulang lilin hasil karya mereka sebagai oleh-oleh.
Endang Komariah, Ketua Tim Penggerak PKK, menyampaikan rasa terima kasihnya, “Terima kasih mbak mas tim KKN UIN Walisongo Semarang, hari ini kita dapat ilmu yang bermanfaat, bisa menjadi penopang ekonomi agar membantu keluarga.”
Sementara itu, Lusi Sutaji, salah satu anggota PKK, juga mengungkapkan antusiasmenya, “Saya tuh suka sekali kalau ada acara pelatihan seperti ini, insyaallah ilmunya akan kita pakai, terima kasih sedalam-dalamnya kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang.”
Program yang dirancang oleh Divisi Ekonomi Kreatif KKN Posko 100 ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat tentang pemanfaatan limbah rumah tangga, sekaligus menginspirasi terbukanya peluang usaha baru dengan modal kecil namun berpotensi menghasilkan keuntungan yang besar.
Oleh: Putri Nur Aini