Menteri Ekraf Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Ekonomi Kreatif Nasional

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com –  Pengembangan ekonomi kreatif nasional tak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha—menjadi fondasi penting untuk menciptakan ekosistem kreatif yang inklusif sekaligus berkelanjutan.

Hal ini ditegaskan Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya saat menghadiri Atas Langit Festival di Sentul, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi contoh nyata bagaimana sinergi berbagai pihak mampu melahirkan ruang kreatif yang hidup dan produktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah bertemunya kreator, pelaku UMKM, investor, hingga komunitas industri kreatif dalam satu ekosistem.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 85 UIN Walisongo Semarang Posko 10 Selenggarakan Workshop Spray Anti Nyamuk dari Serai di Desa Trayu

Menurut Teuku Riefky, kehadiran ruang kreatif memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif.

Ruang semacam ini membuka peluang kolaborasi, memperluas jejaring, serta mendorong lahirnya inovasi baru yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja.

“Bangga dan mengapresiasi Atas Langit Festival yang diinisiasi Pengusaha Harapan Bangsa (PHB) bersama teman-teman Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), khususnya HIPMI Culinary Indonesia (HCI). Acara ini dikemas sangat kreatif dengan mengombinasikan grand opening, fun run, dan creative experience,” ujar Riefky dalam Atas Langit Festival: Grand Opening, Ceremony Fun Run & Creative Experience, Sabtu (24/1/2026).

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Perkenalkan Produk Dendeng Daun Singkong kepada Ibu PKK Singorojo

Ia menilai pendekatan kreatif semacam ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya soal produk, tetapi juga pengalaman dan nilai tambah yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Riefky menekankan bahwa pengembangan ruang kreatif perlu dibarengi dengan program pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Langkah ini penting untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, sekaligus memperkuat daya saing produk kreatif di pasar yang semakin kompetitif.

Dalam konteks ini, subsektor kuliner disebut memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas. Inovasi menu, kemasan, hingga pengalaman konsumen menjadi kunci agar pelaku kuliner lokal mampu bersaing dan naik kelas.

Baca juga:  Ombudsman RI Umumkan Lima Kementerian Bebas Maladministrasi dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Apresiasi juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ia menilai kepemimpinan Menteri Ekraf telah mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan di 17 subsektor ekonomi kreatif semakin solid.

“Di bawah kepemimpinan Menteri Ekraf, semakin banyak elemen yang bergerak maju dan berkolaborasi. Kita patut bangga dengan ragam produk dan kuliner lokal yang kualitasnya siap mendunia,” kata AHY.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung
90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru