Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah pusat menegaskan bahwa pembangunan perumahan tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan dan keselamatan.

Hal ini ditegaskan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat membahas kebijakan moratorium izin pembangunan perumahan di Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan sejumlah pengembang.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, sebagai respons atas kebijakan penghentian sementara penerbitan izin perumahan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat sebelumnya menerbitkan Surat Edaran Nomor 180/HUB.03.08.02/DISPERKIM pada 13 Desember 2025 yang mengatur penghentian sementara izin pembangunan perumahan.

Baca juga:  Workshop Digital Marketing & QRIS: UMKM Desa Leyangan Siap Bersaing di Pasar Online

Kebijakan ini diambil untuk menata kembali pembangunan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan dan risiko bencana di masa depan.

Menteri Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut. Menurutnya, percepatan pembangunan perumahan harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.

“Kami mendukung upaya Gubernur Jawa Barat dalam pembangunan perumahan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan. Percepatan perizinan harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan agar pembangunan perumahan berkelanjutan dan tidak menimbulkan risiko di kemudian hari,” ujar Ara, Kamis (22/1/2026).

Ara menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mengurai berbagai hambatan pembangunan perumahan.

Baca juga:  MUI Tekankan Pentingnya Modernisasi Dakwah di Era Post-Truth

Ia menilai persoalan tata ruang, perizinan, hingga akses pembiayaan tidak bisa diselesaikan secara parsial.

“Jawa Barat memiliki kebutuhan perumahan sangat besar. Masalah pertambangan, perizinan, dan pembiayaan harus diselesaikan bersama agar pembangunan cepat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Ara, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pengembang menjadi kunci agar program perumahan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bahwa penerbitan izin pembangunan perumahan akan dilakukan secara bertahap mulai Februari 2026.

Baca juga:  Menkomdigi Soroti Peran Perempuan sebagai Penggerak Ekonomi Digital Nasional

Proses tersebut akan merujuk pada kajian ilmiah dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Perizinan perumahan yang tidak berada di lokasi rawan bencana akan kami dorong untuk dipercepat. Sekarang ITB dan IPB sedang mengkaji, mana saja yang layak untuk membangun perumahan,” kata Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.

Ia menegaskan pembangunan perumahan tidak boleh dilakukan di kawasan persawahan, bantaran sungai, tebing, maupun daerah rawan bencana karena bertentangan dengan prinsip pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru