PDIP Pertimbangkan Banyak Aspek sebelum Tentukan Sikap soal Pilkada

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – PDI Perjuangan belum mengambil sikap final terkait wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada), apakah tetap melalui pemilihan langsung oleh rakyat atau dikembalikan melalui DPRD.

Partai berlambang banteng tersebut memilih bersikap hati-hati dengan terlebih dahulu menghimpun seluruh pandangan kader dari daerah.

Pembahasan ini menjadi salah satu agenda penting dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, mulai Sabtu (10/1/2026).

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa hingga Rakernas berlangsung, belum ada keputusan resmi partai terkait wacana tersebut.

Baca juga:  Program PMT Jadi Andalan Pencegahan Stunting di Desa Sojomerto: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Turut Berpartisipasi

Menurutnya, PDIP ingin memastikan setiap pandangan dari jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) benar-benar didengar sebelum sikap partai ditetapkan.

“Seluruh usulan dari DPD akan kami dengarkan dan dihimpun. Nantinya akan dibacakan pada penutupan rakernas, lengkap dengan alasan filosofis, ideologis, hingga manajemen penyelenggaraan pemilu,” ujar Hasto di sela-sela Rakernas, Sabtu (10/1/2026).

Ia menambahkan, rekomendasi Rakernas baru akan dirumuskan setelah seluruh masukan tersebut dibahas secara menyeluruh. “Jadi sampai saat ini memang belum diputuskan,” katanya.

Hasto menekankan, proses pengambilan sikap ini juga mencerminkan komitmen PDIP dalam membudayakan demokrasi yang sehat di internal partai.

Baca juga:  Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau

Menurutnya, keputusan strategis seperti sistem pilkada tidak bisa ditentukan secara sepihak tanpa melibatkan kader di berbagai tingkatan.

“Seluruh pencermatan dan masukan dari peserta rakernas akan menjadi bahan penting dalam rekomendasi,” ujarnya.

Langkah ini dinilai sejalan dengan karakter PDIP yang kerap menekankan musyawarah dan kolektivitas dalam menentukan arah kebijakan partai, terutama pada isu-isu yang menyentuh langsung kehidupan demokrasi masyarakat.

Setelah seluruh pandangan dari daerah ditampung dan dibahas, PDIP berencana menyampaikan sikap resminya kepada publik pada akhir pelaksanaan Rakernas.

Rekomendasi tersebut nantinya akan menjadi pedoman partai dalam menyikapi dinamika wacana pilkada yang belakangan kembali mengemuka di tingkat nasional.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Ikut Serta dalam Kegiatan Rutin Fatayat NU di Dusun Ngaggrong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru