Wamenag Dorong Tiga Madrasah Unggulan di Setiap Provinsi, Fokus Sains hingga Vokasi

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H.R. Muhammad Syafi’i menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran madrasah dalam menjawab tantangan zaman.

Ke depan, ia mencita-citakan setiap provinsi di Indonesia memiliki tiga tipologi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) unggulan dengan fokus yang berbeda namun saling melengkapi.

Gagasan tersebut disampaikan Romo Syafi’i saat melakukan kunjungan ke MAN 2 Yogyakarta, Sabtu (3/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, diferensiasi madrasah bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah dinamika sosial, teknologi, dan dunia kerja yang terus berubah.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 28 Kalicari Dukung Program Mercy Corps–DBS Foundation Literasi Digital

Romo Syafi’i menjelaskan, tiga model MAN unggulan yang akan dikembangkan meliputi MAN Insan Cendekia (IC), MAN Program Keagamaan (PK), serta MAN Kejuruan atau Vokasi.

MAN Insan Cendekia akan diarahkan sebagai pusat penguatan riset, sains, teknologi, dan penguasaan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Madrasah ini diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang unggul dalam inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, MAN Program Keagamaan tetap memegang peran strategis sebagai ruang pendalaman ilmu agama. Namun, pendekatan keilmuannya didorong lebih kontekstual, membumi, dan relevan dengan persoalan sosial kemasyarakatan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Meriahkan Ramadan di SD N 1 Palebon Lewat Edukasi Cerita 4 Panel

“Pendalaman agama tetap penting, tapi harus mampu menjawab realitas kehidupan hari ini,” ujar Romo Syafi’i.

Penekanan khusus diberikan Romo Syafi’i pada pengembangan MAN Kejuruan atau Vokasi. Madrasah tipe ini akan difokuskan untuk mencetak lulusan yang memiliki keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Kita ingin lulusan madrasah tidak hanya pintar mengaji, tapi juga punya skill yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran MAN Kejuruan menjadi jawaban atas tantangan ketenagakerjaan, sekaligus membuka peluang bagi santri untuk terjun langsung ke sektor profesional dengan bekal akhlak dan kompetensi.

Baca juga:  Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang Gantikan Sri Mulyani

Visi besar ini, lanjut Romo Syafi’i, sejalan dengan rencana strategis Kementerian Agama yang tengah menyiapkan pembentukan Direktorat Vokasi.

Direktorat baru ini akan bertugas memetakan kebutuhan madrasah, menyusun kurikulum adaptif, serta memastikan lulusan madrasah mampu bersaing di era disrupsi.

“Pembentukan Direktorat Vokasi adalah langkah konkret agar madrasah kita tidak tertinggal dan tetap relevan,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung
90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru