Wamenkomdigi Tekankan Etika dan Kepercayaan Publik dalam Pengembangan Kecerdasan Artifisial di Indonesia

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) terus berkembang pesat di berbagai sektor, mulai dari industri kreatif hingga layanan publik.

Namun, di tengah derasnya arus inovasi ini, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan pentingnya penggunaan AI yang beretika, aman, dan bertanggung jawab.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Nezar menyampaikan bahwa penguatan tata kelola AI menjadi hal krusial agar teknologi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan ekonomi nasional.

“Trust by design harus menjadi prinsip utama dalam tata kelola AI. Privasi, keamanan, dan etika perlu diintegrasikan sejak awal proses pengembangan, bukan hanya dijadikan pelengkap di akhir,” ujar Nezar.

Baca juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Lawan Korupsi dan Dorong Ekonomi Adil di APEC

Lebih jauh, Nezar menekankan pentingnya mekanisme audit bagi para pengembang dan pengelola platform digital. Audit ini, menurutnya, akan menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pemanfaatan sistem berbasis AI.

“Di tengah kompetisi pasar yang sangat cepat, perusahaan yang mengedepankan keamanan sejak desain (secure by default) dan privasi sebagai prioritas utama (privacy first) akan lebih dipercaya oleh pengguna, regulator, dan mitra global,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar platform digital menempatkan etika dan keadilan sebagai fondasi utama. Dengan begitu, konten atau layanan yang dihasilkan AI tetap memiliki kepastian nilai dan tidak menimbulkan bias yang dapat merugikan masyarakat.

Baca juga:  Indonesia Dorong APEC Bangun Ekonomi Digital yang Merata dan Berkeadilan

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyoroti sisi positif dari pemanfaatan AI terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, riset-riset terbaru menunjukkan bahwa AI dapat menjadi pendorong utama ekonomi digital Indonesia di masa depan.

“Nilai ekonomi digital Indonesia saat ini sudah mencapai lebih dari USD90 miliar. Jika pemanfaatan AI dilakukan secara optimal dan etis, potensi ini bisa meningkat hingga USD360 miliar pada tahun 2030,” ungkap Meutya.

Dengan potensi sebesar itu, Indonesia berpeluang menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, sekaligus pemain penting dalam lanskap teknologi global.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 Ikuti Senam Bersama Ibu-Ibu Desa Lerep

Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan kebijakan yang melindungi privasi, keamanan data, dan keadilan sosial

Editor : Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar
Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur
Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:21 WIB

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Berita Terbaru