Sekda Jateng Dorong Industri Olahan Ikan, Tekankan Gizi Seimbang bagi Masyarakat

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyerukan pentingnya pola makan sehat sebagai fondasi menuju generasi emas 2045.

Menurutnya, masyarakat perlu semakin sadar bahwa makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga kualitas gizi yang berdampak langsung pada masa depan bangsa.

Ajakan itu ia sampaikan saat membuka Lomba Memasak Fiesta Fest 2025 “Menu Sehat Bergizi”, yang digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Sabtu (18/10/2025).

Acara tersebut merupakan kolaborasi antara Fiesta dan Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, dengan tujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pangan lokal yang aman, bergizi, dan seimbang.

Dalam sambutannya, Sumarno menyoroti masalah obesitas pada anak-anak yang kini kian meningkat.

Baca juga:  Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah 2025 Lampaui Nasional, Investasi Capai Rp66 Triliun

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan dari UNICEF, obesitas menjadi tantangan serius yang tidak kalah berisiko dibanding stunting.

“Obesitas sekarang sudah menjadi persoalan serius pada anak. Ini juga tidak kalah penting untuk diperhatikan, karena risiko obesitas juga tinggi sebagaimana risiko pada stunting,” ujar Sumarno.

Menurutnya, edukasi gizi harus dimulai dari rumah tangga. Orang tua perlu lebih cermat dalam memilih bahan makanan dan cara mengolahnya agar tetap bergizi tanpa harus mahal.

Melalui lomba memasak ini, pemerintah ingin menumbuhkan kesadaran bahwa makanan sehat bisa berasal dari bahan lokal yang sederhana namun kaya manfaat.

Tak hanya soal edukasi, Sumarno juga menyampaikan pesan khusus kepada Charoen Pokphand, produsen Fiesta.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 Adakan Penyuluhan Cegah Stunting bagi Ibu-Ibu Posyandu ILP Dusun Lerep

Ia berharap perusahaan tersebut ikut berperan dalam pengembangan produk olahan ikan, mengingat potensi laut Indonesia, khususnya Jawa Tengah, sangat besar.

“Selama ini Charoen Pokphand sudah menyerap hasil peternakan ayam. Sekarang saatnya juga memberi perhatian untuk nelayan dengan mengembangkan olahan ikan. Selain menambah variasi sumber protein masyarakat, juga bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan,” tuturnya.

Ia menilai, jika sektor perikanan bisa diolah seperti sektor peternakan, maka akan tercipta rantai ekonomi yang kuat dari hulu hingga hilir, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir.

Lomba memasak Fiesta Fest 2025 diikuti oleh 32 tim dari TP PKK Kabupaten dan Kota Semarang, serta 31 tim siswa SMA/SMK dari wilayah sekitar.

Baca juga:  Pelayanan Publik Jawa Tengah Tetap Normal Meski Aksi Demo Merebak, Sekda hingga Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Gangguan

Tak hanya itu, terdapat pula 25 tim eksibisi yang berasal dari kepala OPD dan sekretariat daerah.

Menariknya, Sumarno sendiri turut menjadi peserta lomba bersama istrinya, Indah Sumarno, yang juga menjabat sebagai Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Jawa Tengah.

Pasangan ini memasak menu sederhana berupa cap cay sayur dan olahan lokal sehat.

Indah mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan bentuk nyata upaya PKK dalam mengajak masyarakat untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah pangan lokal.

“Kami ingin masyarakat bisa menyajikan makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman untuk seluruh anggota keluarga,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah
Investasi Jawa Tengah 2025 Tembus Rp88,5 Triliun, Sektor Padat Modal Mulai Mendominasi
Pemprov Jateng Tetap Hadir untuk Korban Banjir Pati, Gus Yasin Pastikan Logistik hingga Layanan Kesehatan Aman
Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun
Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem
Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:13 WIB

Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:43 WIB

Investasi Jawa Tengah 2025 Tembus Rp88,5 Triliun, Sektor Padat Modal Mulai Mendominasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:01 WIB

Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:20 WIB

Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Berita Terbaru