DPRD Jateng Sahkan Rencana Kerja 2026 dan Terima Laporan Reses Anggota Dewan

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – DPRD Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar rapat paripurna usai pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2025/2026.

Dalam rapat tersebut, dua agenda utama menjadi sorotan: penetapan Rencana Kerja (Renja) DPRD Tahun 2026 serta penyampaian laporan reses masa persidangan ketiga 2024/2025.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, yang memimpin jalannya sidang bersama Wakil Ketua Sarif Abdillah dan Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa Renja DPRD 2026 merupakan pijakan penting bagi keberlangsungan kerja legislatif. Dari 119 anggota dewan, tercatat 82 orang hadir dalam rapat tersebut.

Baca juga:  Pemprov Jateng Tetapkan UMP, UMK, dan UMSP 2026, Berlaku Mulai Januari

Dalam dokumen Renja, ditegaskan bahwa tujuan utama penyusunan rencana kerja ini adalah memastikan seluruh program DPRD berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, selaras dengan aspirasi masyarakat, dan mendukung arah pembangunan daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD maupun RKPD.

Selain itu, Renja DPRD juga memiliki tujuan khusus, di antaranya sebagai landasan perencanaan, pedoman pelaksanaan program, dasar pengukuran kinerja dewan, instrumen evaluasi, hingga memperkuat hubungan kerja DPRD dengan perangkat daerah.

“Renja ini bukan sekadar dokumen formal, tapi menjadi arah yang jelas bagi DPRD agar tetap transparan, partisipatif, dan berorientasi pada hasil,” ujar Sumanto.

Baca juga:  Pemprov Jateng dan BPN Jalin Sinergi Kuat untuk Jaga Ketahanan Pangan dan Tata Ruang Daerah

Usai persetujuan Renja, rapat dilanjutkan dengan penyampaian laporan reses. Fraksi PKB mendapat giliran pertama untuk memaparkan hasil penyerapan aspirasi masyarakat.

Mukafi Fadli, selaku juru bicara sekaligus Wakil Ketua Komisi A, menekankan bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan provinsi menjadi salah satu aspirasi paling mendesak yang disampaikan masyarakat di berbagai daerah.

“Pembangunan infrastruktur jalan provinsi harus dilakukan sebagai langkah pemerataan pembangunan,” katanya.

Setelah pembacaan laporan, Sumanto meminta seluruh fraksi menyerahkan dokumen resmi hasil reses kepada pimpinan DPRD dan Sekda Jateng, Sumarno, yang hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi.

Baca juga:  Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau
Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan
PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20
Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto Diresmikan di Semarang, Warisan Sejarah untuk Generasi Muda
Pariwisata Jawa Tengah Melesat, Aglomerasi Destinasi dan Desa Wisata Jadi Kunci
Pemprov Jateng Matangkan Mudik dan Balik Rantau Gratis Lebaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Senin, 12 Januari 2026 - 20:11 WIB

Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:24 WIB

PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20

Berita Terbaru