Idealisme Titipan Senior: Peneguk Syahwat Kekuasaan dan Pembunuh Mata Air Perkaderan HMI

waktu baca 3 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 08:00 12 jatengvox

“Senior yang paling sering intervensi wajib dikasih gelar Kakanda Leluhur,” – @hmicerdas

Dalam Pedoman Perkaderan HMI dijelaskan definisi kader adalah sekelompok orang yang terorganisir secara terus menerus dan akan menjadi tulang punggung bagi kelompok yang lebih besar.

Sederhananya seorang kader bergerak dan terbentuk dalam organisasi, mengenal aturan permainan organisasi dan tidak bermain sendirian. Namun dalam konteks ini penulis ingin mengurai kegelisahan-kegelisahannya tentang realitas perkaderan saat ini.

Iklan

Berbicara idealisme, terlebih dahulu saya ingin mengurai definisi idealisme itu apa?

Idealisme adalah aliran filsafat yang menganggap bahwa realitas sejati terletak pada ide atau pemikiran, bukan pada materi fisik. Oleh sebab itu sangat amat disayangkan jika idealisme seorang kader HMI hanyalah sebuah titipan intervensi dari senior untuk mengakomodir kepentingannya. Sangat amat disayangkan lagi jika intervensi itu sudah menyentuh ke lingkup terkecil yakni mata air perkaderan yang bernama KOMISARIAT.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Kelompok 31 UPGRIS Dorong Revitalisasi BUMDes Jatijajar

Mata Air Perkaderan HMI

Komisariat HMI adalah unit organisasi HMI di tingkat fakultas yang bertujuan untuk membina kader-kader muda di HMI. Tempat ini bisa dikatakan mata air perkaderan, sebab mahasiswa yang sudah meluangkahkan kakinya untuk LK1 lalu berproses di himpunan ini. Komisariat juga berperan sebagai basis operasional yang menjalankan program kerja tentang pembinaan dan pengembangan diri mahasiswa sesuai dengan nilai-nilai dasar HMI.

Mata air perkaderan ini berfungsi sebagai tempat pertama kali diperkenalkan dan dibina sebelum mereka melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dalam struktur organisasi HMI. Salah satu peran khusus komisariat yaitu: Pembinaan Kader, Pelaksanaan Program Kerja, dan Pengembangan Soft Skills.

Tingkatan dalam struktur di Komisariat HMI itu bertujuan untuk menunjang perkaderan agar tetap berjalan dengan lancar. Nahkoda kapal di komisariat itu bernama Ketua Umum Komisariat. Yang mana selama berlayarnya kapal ia memegang kendali peran sentral dalam memastikan visi dan misi komisariat tercapai.

Baca juga:  Pendidikan Karakter: Fondasi Utama untuk Generasi yang Tangguh dan Bermoral

Arti Idealisme Titipan

Sebagai kader Ummat dan kader Bangsa, sudah semestinya memiliki pijakan idealisme yang kuat. Sebab, seorang kader yang tidak memiliki pijakan idealisme akan mudah tergoyah terbawa arus. Hal yang membedakan antara junior dan senior di HMI hanyalah satu, yaitu berada di pemikiran.

Iklim dinamika di HMI, terkhusus iklim diskusi sudah wajar rasanya adu argumentasi, adu gagasan, adu ide antara junior dan senior. Dengan catatan itu semua harus berdasar, basis referensi yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan adalah iklim yang mana HMI disebut sebagai kawah candradimuka.

Saya amat menyayangi jika idealisme seorang kader HMI terkhusus di tatanan komisariat sudah disusupi titipan-titipan oknum yang tidak bertanggung jawab (senior). Karena saya amat gelisah jika itu memang murni dari kegelisahan seorang kader, maka kader itu tidak cuma pandai bernarasi namun punya aksi nyata sebagai manifestasi pemikirannya.

Baca juga:  Manajemen Reputasi Selebriti di Tengah Badai Digital: Studi Kasus Inara Rusli dan Strategi Pemulihan Citra Pascakrisis Moral

Peneguk Syahwat Kekuasaan dan Pembunuh Mata Air Perkaderan

Dalam masa perjalanan saya selama ber-HMI, memang kader HMI dituntut untuk melek akan politik. Salah satu interpretasi melek politik dengan berperan aktif dan selektif memilih calon nahkoda HMI. Karena kader HMI jika sudah bicara syahwat kekuasaan ia seperti nafsu buas yang merasuki pikiran maupun perbuatan.

Hal seperti inilah yang menjadikan HMI sebagai tempat berproses yang sifatnya politis. Bukan politik yang menyetir perkaderan justru perkaderan lah yang seharusnya diutamakan.

Pembunuh mata air perkaderan haruslah disikapi dengan tegas dan patas. Sebab tidak boleh ada yang disusupi titipan-titipan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Biarkan mata air perkaderan di tatanan komisariat ini berjalan dengan poros perjuangan. Sesuai dengan pasal 5 Anggaran Dasar (AD) HMI tentang sifat, HMI bersifat independen dalam artian tidak terafiliasi oleh kelompok, golongan, ormas, maupun partai politik sekalipun. HMI hanya patuh pada prinsip-prinsip kebenaran dan objektivitas.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA