PENERAPAN AKTIVITAS OLAHRAGA TAEKWONDO DALAM MENDUKUNG TUJUAN 3 SDGs DI OCEAN TAEKWONDO CLUB

waktu baca 6 menit
Kamis, 24 Sep 2026 15:00 2 jatengvox

Oleh: Nafis Abrar Rafif, (23060330049) Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta

 

Abstrak

Kegiatan olahraga merupakan salah satu upaya yang dapat mendukung terciptanya kehidupan sehat dan sejahtera sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3. Kegiatan ini dilaksanakan di Ocean Taekwondo Club melalui program latihan Taekwondo yang meliputi latihan fisik, teknik, taktik, dan sparring. Metode yang digunakan adalah observasi terhadap kegiatan latihan dan dokumentasi kegiatan Praktik Kependidikan (PK). Latihan fisik meliputi strength, endurance, fleksibilitas, dan agility. Latihan teknik meliputi berbagai teknik tendangan, penggunaan target, kombinasi teknik, serta latihan footwork. Latihan taktik dilakukan melalui latihan berpasangan, pertahanan, counter attack, pengaturan jarak, dan timing. Kegiatan juga dilengkapi dengan sparring dan try out untuk menerapkan kemampuan yang telah dipelajari. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti latihan secara bertahap, meskipun masih terdapat perbedaan kemampuan fisik, teknik, dan kepercayaan diri. Kegiatan latihan Taekwondo tersebut memiliki keterkaitan dengan SDGs Tujuan 3 karena mendorong peserta untuk aktif bergerak, meningkatkan kebugaran jasmani, serta mengembangkan kemampuan dan sikap positif melalui olahraga.

 

Kata kunci: SDGs, Tujuan 3, Taekwondo, kebugaran jasmani, aktivitas fisik.

 

PENDAHULUAN

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan tujuan pembangunan berkelanjutan yang terdiri atas 17 tujuan. Salah satunya adalah Tujuan 3, yaitu *Kehidupan Sehat dan Sejahtera*. Tujuan tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung pola hidup sehat.

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan aktivitas fisik. Salah satu olahraga yang dapat memberikan manfaat tersebut adalah Taekwondo. Taekwondo membutuhkan kemampuan fisik, teknik, taktik, serta mental sehingga latihan dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Baca juga:  Penguatan Industri Kreatif Kota Malang dalam Era Pasca-Pandemi: Tantangan Struktural dan Arah Kebijakan

Kegiatan Praktik Kependidikan di Ocean Taekwondo Club memberikan pengalaman dalam proses pembinaan atlet melalui berbagai bentuk latihan. Latihan yang diberikan tidak hanya berupa teknik Taekwondo, tetapi juga mencakup latihan fisik seperti strength, endurance, fleksibilitas, dan agility.

Latihan teknik meliputi berbagai bentuk tendangan, penggunaan target, kombinasi gerakan, dan footwork. Sementara itu, latihan taktik dilakukan melalui latihan berpasangan, pengaturan jarak, timing, pertahanan, dan counter attack. Peserta juga diberikan sparring dan try out sebagai penerapan kemampuan dalam situasi pertandingan.

Berdasarkan kegiatan tersebut, pembinaan Taekwondo di Ocean Taekwondo Club memiliki keterkaitan dengan SDGs Tujuan 3 karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur dan mengembangkan kebugaran jasmani.

 

METODE

Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif melalui observasi. Pengamatan dilakukan selama kegiatan Praktik Kependidikan di Ocean Taekwondo Club.

Subjek kegiatan adalah peserta latihan Taekwondo yang mengikuti program pembinaan di klub. Data diperoleh melalui pengamatan langsung dan dokumentasi kegiatan latihan.

Kegiatan yang diamati meliputi:

1. Latihan fisik. seperti push-up, sit-up, squat, plank, latihan daya tahan, fleksibilitas, dan agility.

2. Latihan teknik, seperti latihan tendangan, penggunaan target, kombinasi teknik, dan footwork.

3. Latihan taktik, seperti pengaturan jarak, timing, pertahanan, dan counter attack.

4. Sparring, untuk menerapkan teknik dan taktik dalam situasi pertandingan.

5. Try out, sebagai evaluasi kemampuan peserta.

Untuk mengetahui perkembangan kondisi fisik, pengukuran dapat dilakukan melalui pre-test dan post-test. Namun, apabila data angka pengukuran belum tersedia, hasil kegiatan cukup disajikan berdasarkan hasil observasi.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

a) Latihan Fisik

Latihan fisik menjadi bagian penting dalam pembinaan Taekwondo. Latihan yang dilakukan meliputi strength, endurance, fleksibilitas, dan agility

Baca juga:  Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, KKN Undip Edukasi Siswa SD Desa Wonokerso

Latihan strength dilakukan menggunakan gerakan seperti push-up, sit-up, squat, dan plank. Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kekuatan otot yang diperlukan dalam melakukan berbagai gerakan Taekwondo.

Latihan endurance dilakukan melalui aktivitas yang membutuhkan gerakan secara berkelanjutan, termasuk latihan lari dan latihan tendangan dengan volume tertentu. Latihan fleksibilitas dilakukan untuk meningkatkan kelenturan terutama pada bagian kaki dan pinggul.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kemampuan fisik peserta berbeda-beda. Beberapa peserta mampu mengikuti latihan dengan baik, sedangkan sebagian lainnya masih membutuhkan penyesuaian intensitas latihan.

b) Latihan Teknik

Latihan teknik diberikan secara bertahap. Peserta diberikan latihan berbagai teknik tendangan, penggunaan target, kombinasi gerakan, dan footwork.

Salah satu teknik yang dilatih adalah Yeop Chagi. Latihan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan melakukan tendangan dengan teknik dan sasaran yang tepat. Teknik juga dikombinasikan dengan gerakan lain agar peserta dapat menerapkannya dalam situasi pertandingan.

Penggunaan target membantu peserta memperbaiki ketepatan dan koordinasi gerakan. Pelatih juga memberikan koreksi apabila terdapat kesalahan dalam posisi tubuh, keseimbangan, atau pelaksanaan teknik.

c) Latihan Taktik

Latihan taktik dilakukan secara berpasangan. Salah satu peserta melakukan serangan, sedangkan peserta lainnya melakukan pertahanan dan mempelajari cara melakukan counter.

Latihan juga mencakup pengaturan jarak, timing, footwork, dan pengambilan keputusan. Latihan tersebut membantu peserta memahami bahwa teknik yang telah dipelajari perlu diterapkan sesuai situasi pertandingan.

d) Sparring dan Try Out

Sparring digunakan sebagai latihan penerapan teknik dan taktik. Melalui sparring, peserta belajar mengatur jarak, melakukan serangan, bertahan, melakukan counter attack, serta mengambil keputusan dengan cepat.

Try out juga digunakan sebagai evaluasi kemampuan peserta. Selain kemampuan teknik dan fisik, kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada peserta untuk mengontrol emosi, meningkatkan kepercayaan diri, dan menerapkan sportivitas.

Baca juga:  KKN Tim II Undip Lakukan Optimalisasi Pemasaran UMKM melalui Pembuatan Katalog Menu Digital

e.) Kendala dan Solusi

Beberapa kendala yang ditemukan selama latihan adalah perbedaan kemampuan fisik, kelelahan, fleksibilitas yang berbeda, kesalahan teknik, dan kurangnya kepercayaan diri ketika melakukan sparring

Solusi yang dilakukan adalah memberikan latihan secara bertahap, menyesuaikan intensitas dengan kemampuan peserta, melakukan demonstrasi ulang, memberikan koreksi secara langsung, serta melakukan pengulangan gerakan melalui drill.

 

KETERKAITAN DENGAN SDGs TUJUAN 3

Kegiatan Taekwondo di Ocean Taekwondo Club memiliki keterkaitan dengan SDGs Tujuan 3 karena peserta melakukan aktivitas fisik secara teratur melalui latihan yang terstruktur.

Latihan strength, endurance, fleksibilitas, dan agility memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan kondisi fisiknya. Sementara itu, latihan teknik dan taktik membantu mengembangkan keterampilan gerak.

Sparring dan try out juga memberikan pengalaman interaksi dengan peserta lain serta melatih sportivitas, pengendalian emosi, dan kepercayaan diri

Dengan demikian, kegiatan pembinaan Taekwondo dapat menjadi salah satu bentuk aktivitas olahraga yang mendukung pola hidup aktif dan upaya mencapai kehidupan sehat dan sejahtera.

 

KESIMPULAN

Kegiatan pembinaan Taekwondo di Ocean Taekwondo Club meliputi latihan fisik, teknik, taktik, fleksibilitas, sparring, dan try out. Latihan fisik mencakup strength, endurance, dan agility, sedangkan latihan teknik meliputi tendangan, kombinasi, target, dan footwork.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan aktivitas fisik secara terstruktur serta mengembangkan kemampuan fisik, teknik, taktik, dan sikap dalam olahraga.

Berdasarkan hasil observasi, kegiatan pembinaan Taekwondo memiliki keterkaitan dengan SDGs Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan aktivitas fisik dan pembinaan kebugaran peserta.

 

DAFTAR PUSTAKA

World Health Organization. (2020). WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Geneva: World Health Organization.

United Nations. (n.d.). Goal 3: Good Health and Well-being. Sustainable Development Goal

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA