Basmi Hama Tanpa Abaikan Lingkungan, Mahasiswa KKN Undip Latih Warga Nganjat Membuat Pestisida Nabati

waktu baca 2 menit
Minggu, 9 Agu 2026 21:06 2 jatengvox

Jatengvox.com — Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja berupa “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Ramah Lingkungan untuk Mengendalikan Hama di Desa Nganjat”. Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa jurusan Teknologi Pangan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja multidisiplin 2 dengan tema “Nganjat Zero Waste: Sinergi Inovasi, Edukasi, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan.” Melalui program ini, mahasiswa berupaya menghubungkan penerapan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Desa Nganjat memiliki aktivitas pertanian yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat. Dalam kegiatan budidaya tanaman, keberadaan hama menjadi salah satu tantangan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Selama ini, pengendalian hama dapat dilakukan menggunakan pestisida sintetis. Namun, penggunaan yang tidak tepat dan berlebihan berpotensi memberikan dampak terhadap lingkungan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN memperkenalkan pestisida nabati sebagai salah satu alternatif yang dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar.

Baca juga:  EcoChat, Mahasiswa KKN UNDIP Hadirkan Chatbot Informasi Bank Sampah Bumi Sari Desa Nganjat

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pengertian pestisida nabati, manfaat, bahan yang dapat digunakan, serta prinsip penggunaannya. Mahasiswa menjelaskan bahwa pestisida nabati berasal dari bahan tumbuhan yang memiliki senyawa tertentu dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif dalam membantu mengendalikan organisme pengganggu tanaman.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pestisida nabati secara langsung. Mahasiswa memberikan demonstrasi mengenai tahapan pembuatan, mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga cara penggunaan pada tanaman. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk mengikuti proses praktik sehingga tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman dalam membuat pestisida nabati secara mandiri.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas pertanian dan kelestarian lingkungan. Pemanfaatan bahan alami juga sejalan dengan semangat zero waste, khususnya melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar secara lebih bijak.

Baca juga:  Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip berharap pengetahuan yang diberikan dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Nganjat. Program ini menjadi salah satu langkah sederhana untuk mendorong terciptanya praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat semangat “Nganjat Zero Waste” melalui sinergi inovasi, edukasi, dan partisipasi masyarakat.

 

Penulis : Khanayya Reva Dhania

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA