Berita  

Mahasiswa KKN UPGRIS Bersama Damkar Kabupaten Semarang Gelar Sosialisasi Pencegahan Gas Bocor

Mahasiswa KKN UPGRIS bersama petugas Damkar Kabupaten Semarang dan ibu-ibu PKK Kelurahan Beji dalam sosialisasi pencegahan kebocoran gas LPG di Ungaran Timur, Minggu (8/2/2026)

Jatengvox.com – Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan kebocoran gas LPG bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, pada Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran rumah tangga yang kerap disebabkan oleh kebocoran gas.

Sosialisasi yang berlangsung di Kelurahan Beji ini menghadirkan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, petugas menjelaskan berbagai potensi risiko penggunaan gas LPG di rumah, mulai dari kesalahan pemasangan regulator, kondisi selang gas yang tidak layak, hingga penyimpanan tabung gas yang kurang aman.

Baca juga:  Kultum Ramadan di Musala Al-Uswah RW 11, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Warga Tingkatkan Ketakwaan dan Produktivitas

Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh para peserta.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai tanda-tanda awal kebocoran gas, seperti bau menyengat dan suara mendesis, serta langkah-langkah penanganan yang benar saat terjadi kebocoran gas.

Petugas pemadam kebakaran menekankan pentingnya tidak menyalakan api atau peralatan listrik, membuka ventilasi, serta segera mematikan sumber gas sebagai tindakan awal pencegahan kebakaran.

Kegiatan ini semakin menarik dengan adanya simulasi sederhana penanganan gas bocor yang diperagakan langsung oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Melaksanakan Pendampingan Kegiatan Belajar Mengajar di TK Mujahidin Dusun Kaligawe Kelurahan Susukan

Melalui simulasi tersebut, ibu-ibu PKK dapat melihat secara langsung cara bertindak yang aman dan tepat ketika menghadapi situasi darurat di rumah.

Para peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi terkait permasalahan yang sering ditemui dalam penggunaan gas LPG sehari-hari.

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang turut berperan aktif dalam mendukung jalannya kegiatan, mulai dari persiapan acara, pendampingan peserta, hingga membantu proses dokumentasi.

Keterlibatan mahasiswa ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam edukasi keselamatan masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Kelompok 31 UPGRIS Dorong Revitalisasi BUMDes Jatijajar

Sosialisasi ini mendapatkan respons positif dan antusiasme tinggi dari ibu-ibu PKK Kelurahan Beji. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menyebarluaskan informasi tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Dengan demikian, risiko kebakaran akibat kebocoran gas dapat diminimalkan dan tercipta lingkungan permukiman yang lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *