Jatengvox.com – Maraknya pembakaran liar di lingkungan RW 07, Kelurahan Mijen, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, menjadi salah satu permasalahan yang selama ini menumpuk dan kerap diabaikan warga.
Oleh sebab itu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 52 Tahun 2026, Universitas Diponegoro (Undip) pada 14 Juli 2026 mengadakan sosialisasi mengenai bahaya pembakaran liar.
Sosialisasi yang dihadiri perwakilan RT ini yang bertujuan memberi pemahaman kepada perwakilan RT yang diharapkan nantinya bisa disebarluaskan di lingkungan RT masing masing.
Sosialisasi ini berisikan tentang bahaya asap pembakaran bagi kaum rentan dan dampak sosial beserta sanksi administratif yang ada.
Dalam upaya menekan risiko kebakaran hutan serta mengendalikan polusi udara, kegiatan sosialisasi larangan pembakaran sampah organik secara terbuka (open burning) di sekitar kawasan hutan terus digencarkan sebagai langkah nyata mendukung SDGs Poin 15 (Life on Land) dan SDGs Poin 13 (Climate Action).

Pembakaran limbah organik tidak hanya berpotensi memicu api menjalar ke area vegetasi hutan yang merusak ekosistem daratan, tetapi juga melepaskan emisi gas rumah kaca dan karbon hitam yang mempercepat pemanasan global.
Melalui edukasi ini, masyarakat diajak beralih ke metode pengelolaan sampah hayati yang berkelanjutan seperti pengomposan dan pembuatan mulsa guna menjaga kelestarian keanekaragaman hayati sekaligus menekan jejak karbon di lingkungan terbuka.
Para Ketua RT menyambut antusias mengenai sosialisasi dan diantara mereka setelah acara sosialisasi memiliki pandangan yang lebih terbuka mengenai dampak sosial dan sanksi yang ada mengenai pembakaran hutan. Ketua RW, Siyamto juga menyambut positif dari diadakannya sosialisasi ini.
“Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan buruk warga mengenai pembakaran sampah” Tutur Siyamto.
Penulis: Ariaji Faizal Nugraha, Teknik Geologi, Universitas Diponegoro
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar