Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro yang bertugas di Desa Kandeman melaksanakan program pendampingan pengelolaan dokumen dan pelayanan publik di Balai Desa Kandeman pada tanggal 16 Juli dan 21 Juli 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Optimalisasi Keberjalanan dan Koordinasi di Balai Desa” yang digagas untuk membantu perangkat desa dalam menata administrasi serta memperkuat komunikasi publik agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan tertib dan efektif.
Program ini lahir meskipun dokumen administratif, surat resmi, dan pengumuman desa yang disusun perangkat desa sejauh ini sudah menggunakan bahasa yang baku.
Mahasiswa KKN hadir untuk mendampingi sekaligus meninjau kembali dokumen-dokumen tersebut guna memastikan tidak ada aspek kebahasaan yang salah.
Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat ketertiban administrasi serta kelancaran komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Muna Nadiah Hasanah, mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Diponegoro berperan sebagai Pendamping Pelayanan Publik dan Komunikasi dalam program ini.
Fokus pendampingannya meliputi penyuntingan bahasa pada surat resmi, pengumuman, dan dokumen administratif desa dengan melakukan perbaikan struktur kalimat, ejaan, hingga kesesuaian Kaidah Bahasa Indonesia Baku.
Selain itu, Muna turut mendampingi pelayanan publik yang membutuhkan keterampilan komunikasi yang jelas dan efektif kepada masyarakat agar setiap informasi tidak menimbulkan multitafsir.
Pelaksanaan program ini diawali dengan pemetaan dan identifikasi dokumen administratif yang digunakan sehari-hari.
Selanjutnya, pendampingan bersama perangkat desa dalam menyunting dan menyusun ulang bahasa pada dokumen-dokumen tersebut. Mahasiswa juga turut mendampingi dalam proses pelayanan kepada warga secara jelas dan ramah sehingga interaksi berjalan lebih efektif.
Program pendampingan pengelolaan dokumen dan pelayanan publik ini sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-16, yaitu Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions).
Melalui penguatan tata kelola administrasi dan komunikasi publik di tingkat desa, program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya kelembagaan pemerintahan desa yang lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kasi Pemerintahan Desa Kandeman menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini.
Dengan pendampingan dari adik-adik KKN, kami jadi lebih memahami cara menulis dan mengelola dokumen desa dengan baik,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro berharap tata Kelola dokumen dan pelayanan publik di Desa Kandeman dapat terus dipertahankan dan dikembangkan secara mandiri oleh perangkat desa setelah masa KKN berakhir.
Penulis: Muna Nadiah Hasanah, Mahasiswi Prodi Sastra Indonesia UNDIP
DPL: Dr. Dian Safitri, S.P., M.Si
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar