Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Blimbing Budidayakan Microgreens di Lahan Terbatas

waktu baca 4 menit
Senin, 27 Jul 2026 20:20 6 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun Akademik 2025/2026 menggelar program kerja multidisiplin berupa sosialisasi dan praktik budidaya microgreens sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga di Dusun Blimbing, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Dusun Blimbing tersebut dilaksanakan pada pukul 14.00–15.30 WIB dengan menyasar ibu-ibu PKK dan warga setempat. Program ini bertujuan mengenalkan microgreens sebagai alternatif sumber pangan bergizi yang dapat dibudidayakan secara mandiri, sekaligus memanfaatkan barang bekas seperti botol plastik sebagai wadah tanam.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai microgreens oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Fariz Nurmita Aziz, S.T.P., M.Sc., yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan lainnya, Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D. dan Dewi Setiyaningsih, S.IP., M.A.

Dalam pemaparannya, warga diperkenalkan pada karakteristik, manfaat, serta potensi microgreens sebagai tanaman pangan yang dapat dibudidayakan di lingkungan rumah.

Microgreens merupakan tanaman yang dipanen pada usia muda, umumnya sekitar 7–14 hari setelah tanam. Masa panen yang relatif singkat serta kebutuhan ruang yang terbatas membuat tanaman ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan untuk menghasilkan pangan secara mandiri.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Bangun Kesadaran Hukum Pengelolaan Sampah di Desa Depok

Mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Natasya Jacklin Abigail Suherlin, turut menjelaskan bahwa budidaya microgreens dapat diterapkan dengan cara sederhana menggunakan ruang yang tersedia di sekitar rumah.

“Microgreens menarik untuk dibudidayakan karena tidak membutuhkan lahan yang luas dan waktu panennya juga relatif cepat, sehingga masyarakat dapat mencoba membudidayakannya sendiri di rumah, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga maupun sebagai peluang pengembangan usaha,” jelas Natasya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penanaman microgreens secara langsung. Mahasiswa KKN menunjukkan tahapan budidaya mulai dari persiapan wadah, media tanam, penyemaian, hingga perawatan tanaman sebelum memasuki masa panen. Warga juga diberikan kesempatan untuk mengikuti praktik agar dapat memahami proses budidaya secara langsung.

Menariknya, wadah yang digunakan dalam praktik berasal dari botol plastik bekas berukuran sekitar 600 mililiter. Botol yang sudah tidak terpakai dimanfaatkan kembali sebagai media tanam sederhana sehingga tidak hanya berfungsi sebagai wadah budidaya, tetapi juga menjadi contoh penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  30 Hakim Indonesia Ikuti Pelatihan di India, Perkuat Kapasitas Peradilan di Era Digital

Setelah proses penanaman selesai, masing-masing warga membawa pulang botol berisi microgreens yang telah mereka tanam. Tanaman tersebut selanjutnya dirawat secara mandiri di rumah hingga memasuki tahap panen. Dengan membawa pulang hasil praktik, warga tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga dapat secara langsung melanjutkan proses budidaya dan mengamati perkembangan microgreens di lingkungan rumah masing-masing.

Untuk memastikan proses budidaya dapat dilanjutkan dengan baik, mahasiswa KKN melakukan monitoring secara langsung pada hari berikutnya, Selasa (5/8/2026), dengan mengunjungi rumah warga yang mengikuti kegiatan.

Monitoring dilakukan untuk melihat kondisi tanaman setelah dibawa pulang sekaligus memastikan warga memahami cara perawatan yang telah disampaikan saat kegiatan. Mahasiswa juga memberikan arahan apabila ditemukan kendala dalam proses budidaya, sehingga warga dapat merawat microgreens hingga masa panen.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu PKK mengikuti tahapan penanaman dengan aktif, mulai dari menyiapkan botol bekas hingga melakukan penyemaian. Metode budidaya yang sederhana dan tidak membutuhkan lahan luas membuat microgreens dinilai cukup mudah untuk diterapkan di lingkungan rumah masing-masing.

Baca juga:  Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber

Pemilihan microgreens sebagai bagian dari program multidisiplin juga disesuaikan dengan kondisi masyarakat Kelurahan Wuryorejo yang memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan lahan untuk budidaya sayuran. Dengan menggunakan wadah sederhana, masyarakat dapat memanfaatkan ruang kecil seperti halaman, teras, maupun area lain di sekitar rumah untuk menghasilkan pangan.

Selain sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, budidaya microgreens juga diperkenalkan sebagai bagian dari rangkaian pemanfaatan pangan lokal yang nantinya dapat diolah menjadi produk Nutribites.

Dengan demikian, hasil budidaya tidak hanya dapat dikonsumsi secara langsung, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk pangan olahan yang bernilai ekonomi.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tim II Undip berharap masyarakat Dusun Blimbing dapat menerapkan budidaya microgreens secara mandiri dengan memanfaatkan ruang dan bahan sederhana yang tersedia di sekitar rumah.

Pemanfaatan botol plastik bekas sebagai wadah tanam juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengelola barang bekas secara lebih bijak, sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga melalui budidaya pangan yang praktis dan berkelanjutan.

 

 

Penulis: Tim KKN Tim II Universitas Diponegoro Kelurahan Wuryorejo

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA