Mahasiswa KKN UNNES Giat 16 Kesehatan Hadirkan Taman Baskara dan Inovasi Permen Jelly TOGA di Kelurahan Wulung

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 20:20 10 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN GIAT 16 Kesehatan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Tahun 2026 melaksanakan program kerja wajib Taman BASKARA (Budi Daya Tanaman Obat Keluarga Nusantara) sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan pemanfaatan tanaman obat keluarga.

Program ini mengintegrasikan kegiatan penanaman tanaman obat dengan inovasi produk olahan berbahan dasar tanaman obat guna mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Program Taman BASKARA dilaksanakan di dua lokasi yaitu Dukuh Taman Etan, Kelurahan Wulung sebagai lokasi penanaman tanaman obat serta Aula Kantor Kelurahan Wulung sebagai tempat pelaksanaan demonstrasi pembuatan produk inovasi berupa permen jelly TOGA antiseptik.

Baca juga:  Bahasa Jawa Dialek Muria Dihidupkan Lagi Lewat Ajang Lomba di Kudus

Pelaksanaan penanaman tanaman obat dilakukan secara bertahap mulai akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026.

Selanjutnya, pada 16 Juli 2026 mahasiswa KKN menyelenggarakan demonstrasi pembuatan permen jelly TOGA antiseptik kepada kelompok PKK se-Kelurahan Wulung yang dilaksanakan bertepatan dengan pertemuan rutin kelompok PKK.

Tanaman yang dipilih diantaranya adalah jahe, serai, sambiloto, dan kumis kucing. Pemilihan tanaman tersebut dilatarbelakangi oleh adanya kejadian ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) di Dukuh Taman Etan.

Baca juga:  Semarang dan Sekitarnya Terendam Banjir, BPBD Jateng Fokus pada Upaya Evakuasi dan Pompa Air

Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk menghadirkan program yang tidak hanya berfokus pada penanaman saja, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif pendukung pemeliharaan kesehatan masyarakat.

Selain itu, pengolahan hasil tanaman obat menjadi produk inovatif seperti permen jelly TOGA antiseptik diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi tanaman herbal dengan cara yang lebih praktis dan menarik.

Kegiatan demonstrasi mendapat sambutan positif dari kelompok PKK. Peserta mengikuti setiap tahapan dengan antusias serta aktif berdiskusi mengenai pengolahan tanaman obat menjadi produk yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga.

Baca juga:  Herbal Organica: Langkah Mahasiswa KKN UPGRIS Menumbuhkan Kesadaran TOGA Warga Desa Leyangan

“Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat. Selama ini kami mengenal jahe hanya sebagai minuman, tetapi ternyata bisa diolah menjadi permen jelly yang rasanya enak dan berpotensi disukai berbagai kalangan.” ujar Ibu Susi, salah satu anggota PKK Kelurahan Wulung.

Melalui program Taman BASKARA, mahasiswa KKN GIAT 16 Kesehatan UNNES 2026 berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan tanaman obat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.

Keberadaan kebun tanaman obat yang dipadukan dengan inovasi produk olahan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Wulung, khususnya dalam mendukung pencegahan penyakit berbasis pemanfaatan bahan alami.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA