Mahasiswa KKN Undip Berdayakan Ibu-Ibu PKK Desa Tanjung Lewat Edukasi Kesehatan dan Literasi Digital dengan Memanfaatkan Potensi Sumberdaya Lokal

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Agu 2026 20:20 17 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) sukses menyelenggarakan kegiatan sosisalisasi bertajuk “Peningkatan Kapasitas Ibu dalam Mendukung Kesehatan Keluarga di Era Digital melalui Edukasi Gizi Seimbang, Literasi Digital, dan Diversifikasi Olahan Ikan” bagi ibu-ibu PKK Desa Tanjung pada Selasa (11//8/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang digawangi oleh lima mahasiswa: Septian Riddo Syahputro (Manajemen), Salsabila Ayunda (Gizi), Alvi Dwiningrum (Manajemen Sumberdaya Perairan), Irhab Atha Habibi A (Statistika), dan Raphaella Nathania Angelica S (Bahasa Asing Terapan).

Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemenuhan gizi yang tepat dan pemanfaatan teknologi secara bijak.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Jatilawang

Acara diawali dengan sesi edukasi “Isi Piringku” untuk memastikan ibu-ibu memahami pentingnya gizi seimbang.

Pemahaman ini diperkuat dengan demonstrasi langsung pembuatan nugget lele. Pilihan bahan ini tidak sembarangan, melainkan hasil analisis potensi lokal Desa Tanjung yang memiliki banyak peternak lele.

Olahan ini diharapkan menjadi alternatif makanan bergizi tinggi yang ekonomis bagi keluarga.

“Kami ingin ibu-ibu di Desa Tanjung mampu mengolah sumber daya lokal seperti lele menjadi hidangan yang disukai anak-anak namun tetap tinggi gizi, sekaligus memahami bagaimana memantau penggunaan gawai agar anak tetap aman di era digital,” ujar Septian.

Baca juga:  Dukung UMKM Ramah Lingkungan, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Pengolahan Limbah Kulit Pisang Jadi Pakan Alternatif

Selain gizi, tim KKN juga memberikan materi mengenai literasi digital, khususnya internet sehat bagi keluarga.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah demonstrasi simulasi time-blocking untuk anak menggunakan aplikasi pemantau smartphone, yaitu Google Family Link.

Hal ini bertujuan agar orang tua dapat mengontrol durasi dan konten akses digital anak secara efektif.

Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim KKN menerapkan metode evaluasi berupa pre-test di awal acara dan post-test di akhir acara.

Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dari para peserta terkait materi yang disampaikan.

Baca juga:  Layanan Tetap Prima di Libur Paskah, JTT Siaga di Seluruh Ruas Trans Jawa

Melalui program ini, diharapkan kelompok PKK Desa Tanjung dapat menjadi motor penggerak keluarga yang lebih sehat dan cakap digital, sehingga mampu beradaptasi dengan tantangan di era modern.

 

 

Penulis : Tim Multidisiplin 1 (Program 2)  KKN Reguler Undip Desa Tanjung.

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA