Penyerahan peta hasil pemetaan titik rawan penumpukkan sampah di lingkungan dan saluran air Desa Depok kepada Kepala Desa Depok. Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan pemetaan strategis untuk mengidentifikasi titik-titik rawan penumpukan sampah di lingkungan dan saluran air Desa Depok. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan di wilayah tersebut.
Persoalan sampah yang menumpuk, baik di area permukiman maupun saluran air, selama ini dinilai tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga berpotensi mencemari ekosistem sekitar. Dengan pemetaan ini, diharapkan penanganan sampah ke depan dapat dilakukan secara lebih presisi dan tepat sasaran.
Kegiatan diawali dengan survei lingkungan Desa Depok pada 26 Juli 2026 guna memastikan batas-batas wilayah. Tahapan dilanjutkan dengan pengambilan data lapangan pada 28 hingga 30 Juli 2026, yang mencakup pengamatan langsung di area permukiman, lahan pertanian, hingga kawasan pesisir. Data yang dihimpun meliputi nama lokasi, titik koordinat, jenis lokasi, serta kondisi aktual sampah.
Hasil olah data tersebut kemudian dituangkan dalam sebuah media informasi visual berjudul “Peta Titik Rawan Penumpukan Sampah di Lingkungan dan Saluran Air”. Peta tersebut secara resmi disosialisasikan kepada masyarakat pada 4 Agustus 2026 di Balai Desa Depok.
Melalui peta ini, masyarakat dan pihak desa kini memiliki gambaran komprehensif mengenai persebaran titik rawan sampah.
Diharapkan, peta tersebut dapat menjadi instrumen pendukung dalam memantau kondisi lapangan serta menjadi acuan dalam menentukan langkah penanganan sampah yang lebih efektif.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, peta tersebut diserahkan secara formal kepada Pemerintah Desa Depok pada 12 Agustus 2026. Kepala Desa Depok, H. Kaminoto, menyambut baik inisiatif tersebut.
“Bagus untuk pemetaan ini jadi nanti kami bisa meningkatkan pengelolaan sampah terutama di area pantai yang terbilang ‘ilegal’, kami akan berusaha lagi untuk melakukan perbaikan,” ujar Kaminoto.
Kehadiran peta ini diharapkan mampu menjadi titik tolak bagi warga dan pemerintah desa untuk meningkatkan perhatian bersama dalam menjaga kebersihan, sekaligus mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah di lokasi-lokasi yang telah teridentifikasi.
Penulis: Laila Hasna Qanitah, Anggota KKN Tim II UNDIP Desa Depok

Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
PILIHAN NOMINAL

Tidak ada komentar