Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah di Desa Johorejo

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Agu 2025 20:18 5 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah di Desa Johorejo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal pada Minggu, 3 Agustus 2025.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga desa yang hadir sebagai peserta pelatihan.

Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja unggulan dari divisi Ekonomi Kreatif (Ekokraf) kelompok KKN UIN Walisongo, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam menciptakan produk ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis.

Baca juga:  SIT Robbani Kendal Gelar Aksi Donasi untuk Korban Banjir Sumatra, Libatkan Siswa dan Guru

Proyek ini digagas oleh Muhammad Ainun Najih, mahasiswa yang menjabat sebagai koordinator devisi Ekokraf.

Acara dipandu langsung oleh Hilman Najmi Baihaqi selaku Ketua Kelompok KKN, yang juga merancang jalannya kegiatan bersama tim.

Pelatihan ini turut didampingi oleh Ibu Nur Kholis, Ketua PKK Desa Johorejo, yang memberikan dukungan penuh atas inisiatif mahasiswa tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga yang bisa memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin yang bisa dijual kembali,” ujar Ibu Nur Kholis dalam sambutannya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengadakan Kunjungan ke Rumah Produksi Bolu Tiwul sebagai Oleh-Oleh Khas Daerah Kalikesek

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan secara langsung proses pembuatan lilin mulai dari penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan tambahan, hingga proses pencetakan dan pengemasan.

Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, dan hasil akhir berupa lilin buatan mereka sendiri pun berhasil dibawa pulang.

Muhammad Ainun Najih menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Harapannya, pelatihan ini bisa menjadi langkah awal bagi warga untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis daur ulang,” jelasnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Lewat Banpang Mobile di Sendangdawung

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa KKN UIN Walisongo dalam mengedukasi masyarakat serta mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di tingkat desa.

 

Penulis

Galuh Asmarani Yunitasari, Prodi PAI. Jurusan Tarbiyah

Noviana Putri Ramadanti, Prodi PAI. Jurusan Tarbiyah

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA