Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) posko 15 UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan sosialisasi cara mencuci tangan yang benar kepada siswa-siswi TK Maranata di Desa Rejosari, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Rabu (18/05/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga kebersihan tangan sejak usia dini sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit.
Sosialisasi dilakukan secara interaktif dengan memperkenalkan langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan sekaligus mengajak anak-anak mempraktikkan gerakan mencuci tangan yang benar secara bersama-sama.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang menyenangkan dan diiringi dengan musik sehingga anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan.

Koordinator Sie Pendidikan dan Keagamaan Posko 15 UIN Walisongo, Hesty Setyaningsih, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk edukasi kesehatan yang bertujuan membentuk kebiasaan hidup bersih pada anak sejak usia dini.
“Mencuci tangan merupakan kebiasaan sederhana, tetapi memiliki manfaat yang besar dalam mencegah penyebaran kuman dan penyakit. Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hesty.
Sementara itu, salah satu wali murid TK Maranatha, Ibu Yulia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak karena dilakukan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak dapat belajar secara langsung tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan. Semoga kebiasaan baik seperti ini bisa diterapkan anak-anak baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN Posko 15 UIN Walisongo berharap dapat menanamkan kesadaran mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat kepada anak-anak sejak usia dini.
Penulis: Tim KKN posko 15 UIN Walisongo Semarang






