Berita  

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah di Desa Johorejo

Pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah di Desa Johorejo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal pada Minggu, 3 Agustus 2025.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga desa yang hadir sebagai peserta pelatihan.

Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja unggulan dari divisi Ekonomi Kreatif (Ekokraf) kelompok KKN UIN Walisongo, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam menciptakan produk ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis.

Proyek ini digagas oleh Muhammad Ainun Najih, mahasiswa yang menjabat sebagai koordinator devisi Ekokraf.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa Madrasah Darus Salamah Rayakan Hari Santri 2025

Acara dipandu langsung oleh Hilman Najmi Baihaqi selaku Ketua Kelompok KKN, yang juga merancang jalannya kegiatan bersama tim.

Pelatihan ini turut didampingi oleh Ibu Nur Kholis, Ketua PKK Desa Johorejo, yang memberikan dukungan penuh atas inisiatif mahasiswa tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga yang bisa memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin yang bisa dijual kembali,” ujar Ibu Nur Kholis dalam sambutannya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan secara langsung proses pembuatan lilin mulai dari penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan tambahan, hingga proses pencetakan dan pengemasan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 34 Bantu Proses Belajar Mengajar di MI NU 12 Lanji

Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, dan hasil akhir berupa lilin buatan mereka sendiri pun berhasil dibawa pulang.

Muhammad Ainun Najih menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Harapannya, pelatihan ini bisa menjadi langkah awal bagi warga untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis daur ulang,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa KKN UIN Walisongo dalam mengedukasi masyarakat serta mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di tingkat desa.

Baca juga:  Peningkatan Kesadaran Penggunaan Alat dan Bahan Rias yang Aman dalam Seni Barongan di Kelurahan Karangsari

 

Penulis

Galuh Asmarani Yunitasari, Prodi PAI. Jurusan Tarbiyah

Noviana Putri Ramadanti, Prodi PAI. Jurusan Tarbiyah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *