Inovasi Edukasi Seksual di Sekolah Dasar: Lagu dan Gerakan sebagai Sarana Penguatan Pemahaman Anak

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – TIM KKN MIT 20 UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Seksual dengan tema “Tubuhku adalah Harta Karunku” di SDN 02 Penawangan pada 21 Agustus 2025.

Program ini ditujukan bagi siswa kelas 4 hingga kelas 6, karena pada tingkat ini siswa sudah memasuki fase remaja, di mana mereka lebih membutuhkan informasi tentang edukasi seksual dalam masa peralihannya.

Latar belakang kegiatan ini berangkat dari tingginya angka pelecehan seksual di Indonesia.

Berdasarkan data Departemen Perencanaan Kesejahteraan, tercatat 21.869.797 anak mengalami pelecehan seksual sepanjang tahun 2010–2020 yang tersebar di 34 provinsi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 33 Gelar Aksi Bersih Masjid di Desa Pagertoyo

Mirisnya, banyak kasus terjadi pada anak usia dini. Kondisi interaksi intens antara guru-siswa maupun antar-anak juga menjadi faktor yang memerlukan perhatian lebih.

Oleh karena itu, edukasi seksual (sex education) dinilai penting sebagai sarana penyampaian informasi, transfer pengetahuan, serta upaya penyadaran terhadap isu seksual agar anak dapat terlindungi dari dampak negatif.

Metode sosialisasi dirancang interaktif melalui lagu dan gerakan sederhana yang mudah diikuti siswa.

Lagu menjadi media efektif dalam menyampaikan pesan, sementara gerakan fisik memperkuat pemahaman mereka.

Selain itu, tim juga menyelenggarakan kuis interaktif untuk melatih mental keberanian siswa serta memberikan reward bagi peserta aktif, sehingga dapat meningkatkan semangat serta ketertarikan siswa pada pembahasan yang diangkat pada sosialisasi tersebut.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 05 Dampingi Pembentukan Posbakum di Desa Cacaban

Respon siswa sangat positif. Mereka antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama saat menyanyikan lagu “Ku Jaga Diriku” dan mempraktikkan gerakannya.

Para guru pun memberikan dukungan penuh serta apresiasi atas pendekatan kreatif yang dilakukan.

Melalui kegiatan ini, TIM KKN MIT 20 UIN Walisongo berharap siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai edukasi seksual, mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi generasi yang lebih siap menjaga diri dari risiko pelecehan seksual.

 

Oleh: Syafa Bintang Nuraini

 

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar
Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur
Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:21 WIB

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Berita Terbaru