Jatengvox.com – Senin (24/7), suasana ruang kelas di SD Negeri 1 Candi Sari tampak lebih hidup dari biasanya.
Jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB, namun semangat belajar para siswa kelas 6 tidak surut.
Mereka duduk rapi, memperhatikan dengan seksama setiap penjelasan dari Mas Sidqi, pendamping bimbingan belajar (bimbel) yang setia menemani mereka.
Bukan hanya pelajaran tambahan untuk persiapan ujian akhir, kali ini bimbel juga difokuskan pada Mata Pelajaran Seni Islami (MAPSI).
Sebuah ikhtiar yang diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri sekaligus mengantarkan siswa menuju prestasi di ajang lomba MAPSI tingkat SD.
“Anak-anak harus punya ruang untuk berkembang, tidak hanya akademik, tetapi juga seni Islami. Karena itu, kami hadirkan bimbel ini. Harapannya, mereka bisa lebih siap menghadapi perlombaan dan juga ujian sekolah,” ujar bapak Deni sebagai guru Sekolah SD 1 Candi Sari.
Mas Sidqi, sosok yang menjadi penggerak kegiatan ini, tampak sabar mendampingi anak-anak.
Baginya, bimbel bukan hanya soal mengajar, tetapi juga bagaimana menumbuhkan semangat.
“Untuk kelas 6, fokusnya memang pada penguasaan materi. Namun, untuk kelas 4, 5, dan 6, khusus MAPSI, kami ingin anak-anak terbiasa tampil dan berani. Jadi, saat lomba nanti, mereka sudah terlatih,” jelasnya.
Di tengah aktivitas itu, Ataya, salah satu siswi, mengaku merasa lebih percaya diri sejak mengikuti bimbingan ini. Wajahnya tampak berbinar saat berbagi cerita.
“Seru sekali, Kak. Saya jadi lebih semangat belajar dan latihan MAPSI. Semoga nanti bisa juara,” tuturnya.
Kehangatan interaksi antara pembimbing, guru, dan siswa menciptakan suasana yang berbeda.
Bimbel bukan lagi sekadar tambahan jam belajar, melainkan ruang kebersamaan, motivasi, dan doa yang diaminkan bersama: agar anak-anak SD 1 Candi Sari bisa mengukir prestasi, baik di kelas maupun di panggung perlombaan.
Editor : Murni A