Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 26 melakukan terobosan edukasi di wilayah Kelurahan Palebon pada Sabtu (31/01/2026).
Melalui integrasi antara program bimbingan belajar dan literasi digital, mahasiswa mendorong anak-anak setempat untuk mulai menggemari budaya baca melalui media e-book (buku elektronik).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya interaksi anak-anak dengan perangkat digital yang selama ini lebih banyak digunakan untuk hiburan.
Mahasiswa KKN UPGRIS mengambil inisiatif untuk menyulap gadget menjadi sarana belajar yang lebih efektif.
Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai platform buku digital yang menyediakan konten edukatif, mulai dari cerita rakyat hingga pengetahuan sains yang dikemas secara menarik.

Dalam sesi bimbingan belajar, mahasiswa tidak hanya membantu menyelesaikan tugas sekolah, tetapi juga mempraktikkan cara mencari referensi belajar yang valid melalui e-book.
Pendampingan ini bertujuan agar anak-anak memiliki kemampuan literasi yang baik dan bijak dalam memilah informasi di dunia maya.
Melalui pendampingan yang intensif satu per satu, setiap anak diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi genre bacaan yang mereka sukai, mulai dari buku ensiklopedia bergambar hingga cerita inspiratif, sehingga proses belajar terasa lebih personal dan tidak membosankan.

“Kami ingin menanamkan bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi pendidikan. Dengan mengenalkan budaya baca e-book, kami berharap anak-anak di Kelurahan Palebon tetap dapat mengakses ilmu pengetahuan kapan saja dan di mana saja hanya melalui genggaman tangan,” ujar Aisya salah satu mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 26.
Antusiasme anak-anak terlihat saat mereka mencoba mengakses koleksi buku digital didampingi para mahasiswa.
Program ini diharapkan menjadi pemicu meningkatnya minat baca di wilayah tersebut, sekaligus membentengi generasi muda dari dampak negatif digitalisasi melalui pemanfaatan konten yang produktif dan mencerdaskan.
Editor : Murni A














