Zulhas Tinjau SPPG di Banjarnegara, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Siap Menjangkau Masyarakat

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan—yang akrab disapa Zulhas—melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (23/1/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan program prioritas nasional benar-benar berjalan hingga tingkat daerah.

Didampingi Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, Zulhas meninjau langsung sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi tulang punggung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas menyambangi tiga lokasi SPPG yang berada di wilayah Kutabanjarnegara, Desa Merden, dan Mandiraja Kulon.

Zulhas menegaskan, peninjauan ini dilakukan atas arahan langsung Presiden untuk memastikan seluruh program prioritas, khususnya di sektor pangan dan gizi, berjalan sesuai rencana.

Baca juga:  Jelang Lebaran 2026, Gubernur Jateng Cek Harga Sembako di Pasar Gondang Sragen

Ia mengapresiasi kualitas SPPG di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, termasuk Banjarnegara. Menurutnya, fasilitas dan sistem yang diterapkan sudah mendekati standar ideal.

“SPPG di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, sampai Banjarnegara ini sudah bagus. Bahkan yang di Banjarnegara termasuk yang terbaik,” ujar Zulhas saat memberikan keterangan.

Penilaian tersebut tidak hanya melihat fisik bangunan, tetapi juga kesiapan manajemen, alur distribusi, hingga kebersihan dan standar pelayanan.

Secara nasional, Zulhas menyebut jumlah SPPG yang telah berdiri saat ini mencapai sekitar 21 ribu unit. Pemerintah menargetkan program ini mampu menjangkau hingga 82,8 juta penerima manfaat pada tahun 2026.

Baca juga:  Pelatihan Kehumasan Salimah Jawa Tengah, Tingkatkan Kapasitas Komunikasi Publik

Angka tersebut menunjukkan besarnya skala program MBG, yang bukan hanya bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pemerataan layanan pangan bergizi hingga pelosok.

“Ini program besar dan harus dikawal bersama. Tidak cukup hanya dibangun, tapi juga dipastikan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Selain SPPG, Zulhas juga menyoroti peran strategis Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Presiden, kata Zulhas, menginstruksikan agar KDMP dikawal sebagai pusat layanan terpadu desa yang mampu menampung sekaligus menyalurkan produk lokal.

Pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu KDMP sudah beroperasi penuh pada Maret 2026.

Menariknya, KDMP akan diintegrasikan dengan SPPG, terutama dalam penyediaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis. Dengan skema ini, bahan pangan untuk MBG diharapkan berasal langsung dari desa setempat.

Baca juga:  Banjir Bandang Terjang Desa Sumberrejo Jepara, Ratusan Rumah Warga Terdampak

“KDMP ini akan menjadi pemasok bahan baku MBG. Jadi bukan hanya soal gizi, tapi juga menggerakkan ekonomi desa,” jelas Zulhas.

Dalam kesempatan yang sama, Zulhas juga memberikan penekanan kepada pemerintah daerah terkait stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, khususnya menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri.

Ia meminta kepala daerah turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga dan stok tetap aman.

“Harga-harga tidak boleh naik. Harus stabil. Pemerintah daerah harus memantau langsung dan memastikan stok aman,” tegasnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lomba Vlog Hari Jadi ke-455 Banjarnegara Dibuka, Ajak Kreator Promosikan Wisata dan Budaya Lokal
Jelang Lebaran 2026, Gubernur Jateng Cek Harga Sembako di Pasar Gondang Sragen
Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Banjarnegara Tuntas, 36 Rumah Baru Resmi Dihuni
175 KK Terdampak Tanah Gerak di Sirampog Brebes, Pemprov Jateng Siapkan Huntara dan Relokasi Aman
Layanan NIB Gratis di Kecamatan Toroh Grobogan Disambut Antusias Pelaku UMKM
Boyolali Dipilih untuk Investasi Air Minum Asal China Senilai Rp160 Miliar
Banjir Bandang Terjang Desa Sumberrejo Jepara, Ratusan Rumah Warga Terdampak
Dua Korban Longsor Kembali Ditemukan di Pandanarum Banjarnegara, Pencarian Terkendala Hujan Deras

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:59 WIB

Lomba Vlog Hari Jadi ke-455 Banjarnegara Dibuka, Ajak Kreator Promosikan Wisata dan Budaya Lokal

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:15 WIB

Jelang Lebaran 2026, Gubernur Jateng Cek Harga Sembako di Pasar Gondang Sragen

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:21 WIB

Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Banjarnegara Tuntas, 36 Rumah Baru Resmi Dihuni

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:16 WIB

175 KK Terdampak Tanah Gerak di Sirampog Brebes, Pemprov Jateng Siapkan Huntara dan Relokasi Aman

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:18 WIB

Layanan NIB Gratis di Kecamatan Toroh Grobogan Disambut Antusias Pelaku UMKM

Berita Terbaru