Banjir Bandang Terjang Desa Sumberrejo Jepara, Ratusan Rumah Warga Terdampak

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Jan 2026 09:33 25 jatengvox

Jatengvox.com – Banjir bandang kembali melanda wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kali ini, bencana tersebut menerjang Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, dan menyebabkan ratusan rumah warga terdampak serta aktivitas masyarakat lumpuh sementara.

Peristiwa banjir bandang ini dipicu oleh meluapnya Sungai Tempuran setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, banjir terjadi dua kali dalam rentang waktu Kamis (8/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026).

Air sungai yang meluap dengan cepat masuk ke permukiman warga, merendam rumah dan perabot rumah tangga.

Akibatnya, sebagian besar warga kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengatakan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah bantuan logistik berupa makanan dan minuman.

Baca juga:  Duta Insan Perintis Kendal Ajak Pemuda Kendal Tingkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

“Kebutuhan darurat saat ini adalah logistik makanan dan minuman. Karena sebagian besar warga tidak bisa memasak akibat perabot rumah tangga mereka terendam air,” ujar Arwin, Sabtu (10/1/2026).

Berdasarkan pendataan sementara BPBD Jepara, banjir bandang berdampak pada dua wilayah utama, yakni Dukuh Tempur dan Dukuh Pendem. Meski kondisi air saat ini telah surut, dampak sosial dan ekonomi masih dirasakan warga.

Di Dukuh Tempur, banjir merendam sejumlah rumah warga dengan rincian:

RW 1 RT 1: 11 keluarga (31 jiwa)

RW 1 RT 2: 51 keluarga (128 jiwa)

Baca juga:  Bazar UMKM Kendal 2025 di Stadion Utama, Dorong UMKM Naik Kelas

RW 1 RT 3: 33 keluarga (91 jiwa)

RW 2 RT 1: 9 keluarga (16 jiwa)

Sementara itu, di Dukuh Pendem, banjir berdampak pada:

RW 2 RT 2: 6 keluarga (14 jiwa)

RW 2 RT 3: 18 keluarga (55 jiwa)

Bantaran sungai bawah RT 1 RW 3: 4 keluarga (sekitar 40 jiwa)

Total ratusan jiwa terdampak akibat peristiwa ini, dengan sebagian warga masih membersihkan lumpur dan sisa material banjir dari rumah mereka.

Sebagai langkah penanganan darurat, sejak Sabtu (10/1/2026), warga bersama aparat desa bergerak cepat.

Anggota PKK dan kader Desa Sumberrejo membuka dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak.

Baca juga:  PW Salimah Jateng Gelar Pelatihan MSI, Kehumasan, dan UMKM untuk Tingkatkan Kapasitas Pengurus

Dapur umum tersebut menyiapkan sekitar 200 nasi bungkus setiap harinya yang didistribusikan kepada warga yang rumahnya terdampak banjir.

Langkah ini dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang belum bisa beraktivitas normal.

BPBD Kabupaten Jepara bersama unsur terkait masih terus melakukan pendataan lanjutan sekaligus menyalurkan bantuan awal.

Arwin juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta untuk lebih waspada dan segera melapor jika terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA