Wagub Taj Yasin Minta Warga Jauhi Area Longsor Majenang Sebab Risikonya Masih Tinggi

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mengingatkan masyarakat agar tidak berada terlalu dekat dengan area lereng di lokasi longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Peringatan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat meninjau proses pencarian korban, Minggu (16/11/2025).

Di tengah upaya evakuasi yang masih berlangsung intensif, Wagub menyoroti masih banyaknya warga yang menonton proses pencarian dari area atas lereng. Kondisi itu dinilai sangat berbahaya karena tanah di sekitar lokasi masih labil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tadi lihat di atas masih banyak masyarakat yang melihat. Ini juga berbahaya, makanya saya menginstruksikan kalau bisa melihat dari bawah saja,” ujarnya.

Baca juga:  Perbaikan Jalan Tembongraja–Salem Brebes, Pemprov Jateng Siapkan Rp2 Miliar di APBD 2026

Menurut Taj Yasin, area atas tebing yang sebelumnya ambrol masih menyimpan sejumlah retakan dan pecahan tanah yang rawan runtuh sewaktu-waktu.

Pergerakan tanah masih terpantau, sehingga titik tersebut tidak aman untuk aktivitas masyarakat, termasuk sekadar menonton proses pencarian.

“Masih ada pergerakan-pergerakan, artinya potensi longsor susulan masih ada. Maka saya ingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati. Kalau bisa jangan naik ke atas,” tegasnya.

Di lapangan, tim dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pencarian korban yang diduga masih tertimbun material. Penggunaan alat berat juga menuntut area sekitar harus benar-benar steril demi keselamatan petugas maupun warga.

Baca juga:  Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Hingga Minggu sore, proses pencarian masih berlangsung. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan struktur tanah yang mudah bergerak menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Meski demikian, upaya tetap dilakukan maksimal.

“Masih ada beberapa warga yang tertimbun. Kita nggak tahu titik pastinya di mana. Kawan-kawan Basarnas dan BPBD masih mencari. Mohon doa agar bisa segera ditemukan,” kata wagub.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga meninjau lokasi longsor dan langsung menginstruksikan agar warga yang masih berada di area rawan dievakuasi.

Ia meminta kepala desa, camat, Danramil, dan Kapolsek untuk memastikan tidak ada masyarakat yang bertahan di dekat titik longsor.

Baca juga:  Prancis Jadikan Jawa Tengah Provinsi Prioritas, Dorong Investasi dan Kolaborasi Budaya

Koordinasi lintas unsur diinstruksikan berjalan cepat, mengingat kondisi tanah yang belum stabil dan berpotensi kembali runtuh.

Dalam kunjungannya, Taj Yasin turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dan mereka yang masih belum ditemukan.

Ia juga memberi dukungan kepada warga yang rumahnya terdampak longsor.

“Saya mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang terdampak langsung. Semoga diberi ketabahan,” ucapnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD
Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:32 WIB

Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Berita Terbaru