Disporapar Jateng Dorong Inovasi dan Promosi untuk Gaet Wisatawan

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan hingga akhir tahun 2025 mencapai 60 juta orang.

Angka tersebut bukan tanpa dasar. Hingga semester pertama tahun ini saja, kunjungan wisata ke berbagai destinasi di Jateng sudah menembus 25 juta wisatawan.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Masrofi, menyampaikan optimisme bahwa target itu realistis untuk dicapai.

Menurutnya, berbagai strategi promosi sudah dijalankan secara intensif melalui beragam kanal, baik daring maupun luring.

“Kami gencarkan sosialisasi lewat media dan agen-agen travel agar wisata Jawa Tengah makin dikenal luas.

Baca juga:  Jawa Tengah Sumbang 116 Medali untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025

Promosi itu kunci, karena tanpa promosi, tempat wisata bagus pun sulit berkembang,” ujar Masrofi saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

Disporapar Jateng kini tidak hanya mengandalkan promosi konvensional. Kolaborasi dengan media massa, media online, hingga agen perjalanan wisata dilakukan secara berkelanjutan.

Strategi ini diyakini efektif memperluas jangkauan informasi sekaligus menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain promosi, berbagai event daerah juga digelar untuk meningkatkan kunjungan wisata. Dari festival budaya hingga sport tourism, kegiatan semacam ini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda di Jawa Tengah.

Baca juga:  Gubernur Jateng Luncurkan Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren di Hari Santri Nasional 2025

“Promosi dan event berjalan beriringan. Kalau wisatawan punya alasan untuk datang, sektor lain seperti kuliner, penginapan, dan UMKM juga ikut hidup,” tambah Masrofi.

Menariknya, geliat wisata di Jawa Tengah tetap stabil meski kondisi ekonomi nasional sempat menantang.

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, menurut Masrofi, tidak banyak memengaruhi minat masyarakat untuk berlibur.

“Dari Januari lalu, meski ada efisiensi, ternyata tidak berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan.

Tempat-tempat wisata tetap ramai, apalagi saat liburan sekolah kemarin peningkatannya cukup signifikan,” jelasnya.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Jateng yang terus tumbuh dan beradaptasi.

Baca juga:  Transportasi Investasi Jawa Tengah Jadi Prioritas, Angkutan Barang dan Orang Disebut Kunci Tarik Investor

Banyak destinasi lokal kini dikelola dengan lebih profesional, menghadirkan fasilitas yang nyaman dan layanan yang ramah wisatawan.

Disporapar Jateng juga aktif mendorong para pengelola destinasi untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan.

Menurut Masrofi, promosi hanya akan efektif jika dibarengi dengan pengalaman positif yang dirasakan pengunjung.

“Promosi penting, tapi yang tak kalah penting adalah menjaga kualitas destinasi. Kalau promosi jalan dan tempatnya nyaman, wisatawan pasti datang,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KEK dan Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Jawa Tengah 2025, Sumbang 1,87% PDRB
Dokter Spesialis Keliling Jangkau 88 Ribu Warga Jateng, Program Andalan Luthfi–Yasin Mendekati Target
Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken
Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen
Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025
Jawa Tengah Masih Bebas Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Tetap Waspada
Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:36 WIB

KEK dan Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Jawa Tengah 2025, Sumbang 1,87% PDRB

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33 WIB

Dokter Spesialis Keliling Jangkau 88 Ribu Warga Jateng, Program Andalan Luthfi–Yasin Mendekati Target

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:08 WIB

Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:38 WIB

Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:12 WIB

Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025

Berita Terbaru