Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) UIN Walisongo Semarang Posko 10 Desa Mlilir, kecamatan Bandungan menggelar sosialisasi pada kelas ibu hamil di Kantor balai desa pada Jum’at, 25 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja devisi sosial dan lingkungan dan disambut baik oleh Umi sebagai bidan Puskesmas Jimbaran sekaligus menjadi pemateri dalam kelas ibu hamil dan Rahma sebagai bidan desa Mlilir.
“Saya sangat mendukung sosialisasi stunting, karena edukasi stunting ini penting untuk diberikan sejak dalam kandungan untuk kesehatan anak.” Ujar ibu Umi sebagai bidan di Puskesmas Jimbaran.
Kelas Ibu hamil diikuti oleh seluruh ibu hamil di desa Mlilir. Ibu-ibu sangat antusias terhadap program kelas ibu hamil, begitupun antusias ibu hamil dengan leluasa menyampaikan keluhan selama hamil kepada bidan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Mahasiswa KKN UIN Walisongo sekaligus mengisi materi tentang stunting mulai dari pengertian, dampak, penyebab, dan pencegahan oleh tim mahasiswa KKN UIN Walisongo.
Selanjutnya, pembagian pretest oleh bidan Umi serta kesimpulan mengenai materi stunting.
“Kegiatan ini sangat penting, karena kondisi ibu hamil akan terpantau oleh ahlinya.” Ujar Luthfin sebagai salah satu mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo.
Kelas ibu hamil ini tidak sekadar menyampaikan teori tapi juga melakukan interaksi antara bidan dan ibu hamil. Sehingga suasana kelas menjadi interaktif. Bu bidan juga memberikan penekanan pentingnya penambah darah dan rencana KB.
“Saya harap kegiatan ini dapat secara konsisten untuk kesehatan anak dalam kandungan.” Ujar Ninda sebagai salah satu Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang mendukung kegiatan kelas ibu Hamil dengan berpartisipasi memberikan sosialisasi stunting kepada ibu hamil.
Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang berharap kegiatan ini dapat konsisten.