Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Dibukanya kembali rute penerbangan internasional dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ke Singapura dan Kuala Lumpur membawa angin segar bagi iklim investasi Jawa Tengah.

Langkah yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tersebut dinilai mempercepat mobilitas investor sekaligus memperkuat daya saing daerah di tengah persaingan investasi nasional.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menyebut penerbangan langsung menjadi faktor penting dalam keputusan investor untuk datang dan menanamkan modal di Jawa Tengah.

Sakina menjelaskan, sejak rute Semarang–Singapura kembali dibuka dan dilayani maskapai Scoot, intensitas kunjungan pelaku usaha asal Singapura ke Jawa Tengah meningkat signifikan.

Salah satu tujuan utama mereka adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, yang memang sejak awal banyak diminati investor dari Negeri Singa tersebut.

Baca juga:  7 RSUD Jawa Tengah Jadi Pusat Pendidikan Dokter Spesialis, Sebuah Terobosan Hospital Based Specialist Education

“Dengan penerbangan langsung, investor tidak perlu lagi transit di Jakarta. Waktu tempuh menjadi lebih singkat dan efisien, terutama bagi mereka yang ingin langsung menuju kawasan industri,” ujar Sakina saat ditemui di kantornya, Kamis (22/1/2026).

Efisiensi akses ini dinilai krusial, terutama bagi investor yang membutuhkan mobilitas cepat untuk survei lokasi, pengawasan proyek, hingga pengambilan keputusan bisnis.

Data DPMPTSP Jawa Tengah mencatat, nilai investasi yang berasal dari Singapura mencapai Rp11,43 triliun atau sekitar 22,48 persen dari total penanaman modal asing (PMA) di provinsi ini.

Angka tersebut menempatkan Singapura sebagai negara asal investor terbesar kedua di Jawa Tengah, tepat di bawah Hong Kong.

Baca juga:  Polres Kendal dan BPBD Kendal Terus Lakukan Pencarian Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang Hanyut di Sungai Getas

Sebagian besar investasi dari Singapura masuk ke sektor kawasan industri. KEK Kendal sendiri dikembangkan melalui kerja sama antara PT Jababeka Tbk dari Indonesia dan Sembcorp Development Ltd dari Singapura, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur kawasan dan fasilitas pendukung industri.

Tidak berhenti di kawasan industri utama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong investor yang telah mapan untuk memperluas investasi ke wilayah lain.

Pendekatan dilakukan secara aktif, baik kepada investor asing maupun domestik dan lokal.

Menurut Sakina, pendampingan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan investor. Pemerintah hadir tidak hanya saat promosi, tetapi juga ketika investor menghadapi kendala teknis, termasuk persoalan perizinan melalui sistem OSS Risk Based Approach (OSS RBA).

“Kami berusaha selalu duduk bersama investor dan memfasilitasi. Prinsipnya, pemerintah menjadi mitra, bukan sekadar regulator,” imbuhnya.

Baca juga:  Pemprov Jateng Tegaskan Longsor di Lereng Gunung Slamet Murni Faktor Alam, Bukan Dampak Tambang

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen memang menaruh perhatian besar pada penguatan iklim investasi.

Dalam berbagai kesempatan, Luthfi menyebut dirinya siap berperan sebagai “manajer pemasaran” investasi Jawa Tengah.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menghidupkan kembali penerbangan internasional dari Semarang, yang sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 hingga 2024.

Pada masa kepemimpinannya, rute internasional Semarang–Malaysia dibuka kembali pada September 2025, disusul rute Semarang–Singapura pada Desember 2025.

Kebijakan ini tidak hanya memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan pusat ekonomi regional, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa provinsi ini serius membuka diri bagi investasi dan kerja sama global.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi
Diskomdigi Jateng Gandeng FISIP Undip, Kolaborasi Kampus–Pemprov Diperkuat untuk Gaungkan Pembangunan Daerah
12 Investor India Lirik Jawa Tengah, Siap Tanam Modal di Kendal dan Batang
Backlog Perumahan Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Perkuat Skema Rumah Subsidi dan RTLH

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:08 WIB

Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:06 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:20 WIB

Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru