Pantau Tanaman Lewat Gawai, Mahasiswa UNDIP Kenalkan SINO Berbasis IoT kepada Kelompok PKK Dukuh Karangmojo

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Jul 2026 21:34 41 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Program Studi Agribisnis dan Program Studi Informatika Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Kelompok 1 KKN-T IDBU 13 Universitas Diponegoro melaksanakan program sosial kemasyarakatan bertajuk SINO (Sistem Inovasi Nandur Otomatis) Berbasis Hidroponik Wick pada tanggal 26 Juli 2026 di RT 04 Dukuh Karangmojo, Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

Program yang diikuti oleh lebih dari 40 anggota PKK ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya hidroponik sistem wick (sumbu) yang dipadukan dengan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai solusi pertanian sederhana, efisien, dan modern.

Program SINO merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin ilmu antara mahasiswa Agribisnis dan Informatika Universitas Diponegoro.

Baca juga:  KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

Mahasiswa Agribisnis memberikan penyuluhan mengenai sistem hidroponik wick, meliputi pengenalan metode hidroponik, keunggulan sistem wick, tahapan penyemaian benih, hingga proses pindah tanam sebagai dasar budidaya tanaman.

Materi disampaikan secara interaktif dan dilengkapi dengan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami sekaligus mempraktikkan teknik budidaya hidroponik yang mudah diterapkan di lingkungan rumah.

Mahasiswa Informatika memperkenalkan sistem Internet of Things (IoT) yang dikembangkan untuk mendukung budidaya hidroponik. Teknologi ini mampu memantau suhu, kelembapan, serta kadar air secara real-time.

Peserta juga memperoleh demonstrasi penggunaan aplikasi IoT untuk memantau kondisi tanaman melalui perangkat digital, sehingga pengelolaan hidroponik menjadi lebih praktis dan efisien.

Baca juga:  Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Anggota PKK aktif mengikuti sesi penyuluhan, praktik penyemaian benih, demonstrasi penggunaan aplikasi IoT, serta berdiskusi mengenai penerapan hidroponik di rumah.

Guna mengukur pemahaman peserta, tim KKN juga mengadakan kuis interaktif berhadiah yang berisi pertanyaan seputar materi hidroponik wick dan penggunaan sistem IoT.

Kegiatan ini disambut dengan semangat oleh para peserta dan menjadi sarana evaluasi sekaligus menambah wawasan mengenai pertanian berbasis teknologi.

Melalui program SINO (Sistem Inovasi Nandur Otomatis) Berbasis Hidroponik Wick, Kelompok 1 KKN-T IDBU 13 Universitas Diponegoro berharap Kelompok PKK Dukuh Karangmojo dapat menerapkan budidaya hidroponik berbasis teknologi di lingkungan rumah sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Posko 10 Dukung Sosialisasi Cegah Kebakaran dari Damkar di MI Mlilir

Selain itu, inovasi ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam sektor pertanian serta meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengembangkan pertanian yang berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA