Jatengvox.com – Tradisi Merti Dusun kembali digelar dengan penuh semangat dan antusias oleh warga Dusun Krasak, Desa Boto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang pada 30 Juli 2025.
Acara berlangsung di kediaman anggota DPRD Kabupaten Semarang, H. Sjaichul Hadi, S.Pt., dan dihadiri berbagai elemen masyarakat serta tokoh masyarakat dan agama penting dusun krasak.
Turut hadir dalam acara tersebut Plt Camat Bancak, Bapak Aris Setyawan, S.STP., M.M., bersama Sekcam Bancak, Kepala Desa Boto, Ibu Ariyanti Hidayati, S.E., serta Kepala Dusun Krasak, Ibu Amin Sakinah, dihadiri juga oleh KUA Bancak, dan Kepala Bank BRI Bancak.
Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Dusun Krasak.
Kepala Dusun Krasak, Ibu Amin Sakinah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Forkompimcam, warga masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 86 yang turut aktif dalam kegiatan tersebut.
“Kami bersyukur atas kehadiran semua pihak, termasuk adik-adik mahasiswa KKN Posko 86 yang telah banyak membantu. Semoga acara ini semakin mempererat tali persaudaraan dan menjaga tradisi yang telah diwariskan leluhur,” ujar Ibu Amin.
Plt Camat Bancak, Bapak Aris Setyawan, S.STP., M.M. , dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya melestarikan adat istiadat sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
“Merti Dusun adalah simbol rasa syukur kita kepada Tuhan atas segala berkah. Terima kasih kepada masyarakat Dusun Krasak yang telah menjaga tradisi ini. Semoga Krasak terus berkembang, menjadi wilayah yang semakin harmonis dan sejahtera,” tuturnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Dusun Krasak merupakan pusat keramaian Desa Boto, dengan potensi besar yang terus berkembang.
Harapannya, kegiatan semacam ini dapat memperkuat kebersamaan dan menjadi agenda rutin yang terus ditingkatkan kualitasnya.
Kegiatan Merti Dusun kali ini juga dimeriahkan oleh berbagai acara tradisional, doa bersama, serta gotong-royong warga dan mahasiswa KKN UIN Walisongo posko 86, yang menambah semarak suasana.
Acara berlangsung lancar dan penuh khidmat sebagai wujud rasa syukur serta semangat pelestarian budaya.
Editor : Murni A