Mahasiswa KKNT 114 Undip Edukasi Susu Kambing Herbal Rempah sebagai Upaya Mendukung SDGs 2 dan 3

waktu baca 3 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 20:20 13 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 114 Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program edukasi pembuatan susu kambing herbal berbahan rempah di Desa Blimbing Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Kegiatan ini dilakukan secara door to door dengan mengunjungi 20 rumah sampling untuk memberikan edukasi mengenai pengolahan susu kambing herbal, proses pembuatannya, serta manfaatnya bagi kesehatan masyarakat.

Program ini diselenggarakan berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa KKN-T yang menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih kurang menyukai susu kambing karena aroma dan rasa prengus yang cukup kuat.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa menghadirkan inovasi olahan susu kambing dengan memanfaatkan rempah-rempah alami agar lebih nikmat, sehat, dan mudah diterima masyarakat.

Susu kambing herbal yang diperkenalkan menggunakan campuran kayu manis, serai, vanili, jahe, dan kunyit.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 34 UIN Walisongo Bangkitkan Potensi Lokal melalui Pelatihan Acar Kolang-Kaling Probiotik

Kombinasi rempah tersebut dipilih karena mampu memberikan aroma yang lebih harum, rasa yang lebih hangat dan nyaman dikonsumsi, sekaligus membantu mengurangi bau khas susu kambing.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Justin Aragorn Sihombing, Kevin Andytha Syahputri, Laras Anastasya, Chindy Amelia Ramadhani, Dini Maeylani, Ega Aryabima, Femilia Yulianisyah, Naswa Aulia Ramadani, Ni Putu Alya Cahya Maharani, dan Salwa Azzura Zein. Seluruh mahasiswa dibagi ke beberapa kelompok kecil untuk mengunjungi rumah warga dan menyampaikan materi edukasi secara langsung.

Dalam setiap kunjungan, mahasiswa menjelaskan tahapan pembuatan susu kambing herbal yang dimulai dari pemanasan susu kambing segar, kemudian ditambahkan jahe, kunyit, serai, kayu manis, dan vanili sesuai takaran yang telah ditentukan.

Baca juga:  Hari Pertama Libur Panjang, Dukuh Atas dan Harjamukti Jadi Stasiun Terpadat LRT Jabodebek

Campuran tersebut dimasak hingga aroma rempah keluar dan menyatu dengan susu, kemudian disaring sebelum disajikan.

Selain menjelaskan proses pembuatan, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai manfaat kesehatan dari setiap bahan yang digunakan.

Jahe membantu menghangatkan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh, kunyit berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi alami, kayu manis membantu menjaga kadar gula darah, serai memberikan efek relaksasi, sedangkan vanili memberikan aroma yang menenangkan dan meningkatkan selera konsumsi.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat memberikan respons yang sangat baik dan antusias.

Warga terlihat tertarik mendengarkan penjelasan mahasiswa mengenai inovasi susu kambing herbal tersebut.

Banyak warga mengaku baru mengetahui bahwa susu kambing dapat diolah dengan campuran rempah sehingga rasanya menjadi lebih enak dan aromanya tidak terlalu prengus.

Beberapa warga juga menyampaikan ketertarikan untuk mencoba membuat susu kambing herbal secara mandiri di rumah karena bahan-bahan yang digunakan mudah ditemukan dan proses pembuatannya cukup sederhana.

Baca juga:  Gandeng MWC NU dan KUA Kec. Susukan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Diskusi Arah Kiblat

Antusiasme tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan warga mengenai takaran rempah, lama pemasakan, hingga cara penyajian agar cita rasanya tetap nikmat.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Tim 114 Undip berharap edukasi susu kambing herbal dapat menjadi salah satu bentuk pemanfaatan bahan pangan lokal dan rempah tradisional Indonesia untuk mendukung pola hidup sehat masyarakat.

Selain memberikan pengetahuan baru mengenai pengolahan susu kambing, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi susu kambing sebagai sumber gizi yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga.

Dengan antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung, program edukasi susu kambing herbal door to door ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata KKN-T Undip dalam mendukung peningkatan pengetahuan kesehatan dan pemanfaatan rempah-rempah tradisional di Desa Blimbing Karangnongko.

 

Penulis: Tim KKNT Undip Tim 114.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA