Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 9 Desa Leyangan melaksanakan program edukatif bertajuk GASPOL (Gadget Sehat, Positif, dan Terkontrol) di SDN Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa sekolah dasar mengenai penggunaan gadget yang tepat, aman, serta bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, dengan melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI. GASPOL dirancang dalam bentuk penyampaian materi yang komunikatif, disertai diskusi dan sesi tanya jawab agar siswa dapat lebih aktif memahami kebiasaan mereka dalam menggunakan gadget sehari-hari.
Latar belakang pelaksanaan program ini berawal dari tingginya intensitas penggunaan gadget di kalangan anak-anak yang belum sepenuhnya diimbangi dengan pendampingan orang tua.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi minat belajar, pola perilaku, serta kemampuan siswa dalam mengelola waktu.
Oleh karena itu, mahasiswa KKN UPGRIS hadir memberikan edukasi terkait batasan penggunaan gadget sekaligus cara memanfaatkan teknologi secara positif.
Melalui program GASPOL, siswa dibekali pemahaman mengenai dampak positif dan negatif gadget, pentingnya pengendalian diri, serta pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran.
Dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif, materi disampaikan agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Salah satu mahasiswa KKN UPGRIS, Bayu Satria, menuturkan bahwa perubahan perilaku anak akibat perkembangan teknologi perlu disikapi dengan edukasi yang tepat.
“Anak-anak saat ini cenderung lebih tertarik pada permainan digital dibandingkan aktivitas belajar. Melalui program GASPOL, kami berharap siswa mampu memahami fungsi gadget secara lebih luas, tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai media belajar yang bermanfaat,” jelasnya.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh guru SDN Leyangan, Bapak Ariasta Maulana, S.Pd. Menurutnya, program yang dilaksanakan mahasiswa KKN UPGRIS menunjukkan kesiapan dan kedewasaan dalam menjalankan peran pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi siswa, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa, terutama dalam hal kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim. Mereka mampu beradaptasi dengan baik serta menghadapi tantangan di lapangan,” ungkapnya.
Program GASPOL diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran literasi digital sejak dini di lingkungan sekolah.
Edukasi ini penting agar siswa mampu bersikap bijak dalam menghadapi arus teknologi yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Leyangan menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menghadirkan program yang relevan dan kontekstual.
Harapannya, pengalaman yang diperoleh selama pengabdian dapat terus diterapkan oleh mahasiswa di tengah masyarakat, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan empati terhadap lingkungan sekitar.
Editor : Murni A














