Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 5 Ikut Serta dalam Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Mujahidin Kaligawe Kelurahan Susukan

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Sep 2025 07:06 6 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 5 berpartisipasi dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mujahidin, RW 5 RT 4, Kaligawe, Kelurahan Susukan, Ungaran Timur pada Sabtu, 6 September 2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting bagi masyarakat setempat dalam menumbuhkan rasa syukur, mempererat silaturahmi, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Mahasiswa KKN hadir tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga ikut terlibat aktif dalam mempersiapkan jalannya acara.

Mereka membantu menata kursi dan kebutuhan lain yang digunakan selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, mahasiswa juga turut berbaur dengan masyarakat, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Baca juga:  Ubah Limbah Jadi Berkah, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 27 Sulap Cangkang Telur Jadi Pupuk Organik Cair

Partisipasi mahasiswa KKN dalam acara keagamaan ini menunjukkan adanya sinergi antara dunia akademik dan masyarakat.

Kehadiran mereka tidak hanya sebatas melaksanakan program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari warga, ikut serta dalam kegiatan sosial dan spiritual yang ada di lingkungan tempat tinggal sementara mereka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 5 berharap dapat mempererat hubungan dengan warga Kaligawe serta belajar langsung tentang pentingnya nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami merasa senang bisa ikut terlibat, karena selain membantu jalannya acara, kami juga bisa lebih dekat dengan masyarakat. Ini pengalaman berharga bagi kami,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Baca juga:  KNPI Tegaskan Dukungan ke Pemerintahan Prabowo, Usulkan Reformasi Kementerian Pemuda

Pihak masyarakat pun menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Maulid Nabi tersebut.

Kehadiran mahasiswa dinilai memberi warna tersendiri dalam acara, sekaligus memperkuat ikatan sosial antara warga dan peserta KKN.

Dengan adanya kebersamaan ini, diharapkan hubungan baik yang telah terjalin dapat terus berlanjut meskipun masa KKN telah usai, sehingga semangat gotong royong dan silaturahmi tetap terjaga di lingkungan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA