Jatengvox.com – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang Kelompok 46 melakukan program kerja di bidang UMKM, yaitu Digitalisasi Google Maps dan Pendampingan Pembuatan Akun TikTok Shop kepada pelaku UMKM setempat,
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di usaha kerupuk mie dan kerupuk pasir milik Bapak Kasmani yang berada di Jalan Tegalrejo RT 12 RW 1, Desa Mranggen.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, beberapa tim bersama Penanggung Jawab Bidang UMKM terlebih dahulu melakukan survei dan kunjungan ke beberapa UMKM di sekitar Jalan Tegalrejo RT 12 RW 1.
Dari hasil survei tersebut, mahasiswa menemukan usaha kerupuk mie dan kerupuk pasir milik Bapak Kasmani atau yang biasa disebut dengan Pak Po yang belum memiliki lokasi usaha di Google Maps.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN membagi tugas. Sebagian mahasiswa bertugas mengambil dokumentasi produk, sedangkan mahasiswa lainnya membantu proses pendaftaran dan pencantuman lokasi di Google Maps.
Setelah proses pendampingan selesai, usaha kerupuk mie dan kerupuk pasir milik Pak Po berhasil didaftarkan di Google Maps. Dengan adanya pendaftaran tersebut, masyarakat dapat lebih mudah menemukan lokasi usaha dan mengetahui keberadaan UMKM tersebut.
Sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKM, mahasiswa KKN UPGRIS juga memberikan kenang-kenangan berupa banner usaha.
Banner tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar mengetahui bahwa terdapat usaha kerupuk mie dan kerupuk pasir milik (Pak Po).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap digitalisasi UMKM dapat membantu usahausaha kecil di Desa Mranggen agar lebih dikenal oleh masyarakat dan dapat berkembang di era digital.
Pelaku UMKM, Bapak Kasmani atau Pak Po, menjelaskan bahwa usaha kerupuknya telah berjalan selama sekitar empat tahun.
“Usaha ini sudah berjalan sekitar empat tahun. Dulu saya bekerja sebagai buruh, tetapi setelah terkena PHK, saya mulai berjualan kerupuk. Saya yang mengolah kerupuknya, sedangkan istri saya berjualan di pasar,” ujar Pak Po.
Selain program digitalisasi melalui Google Maps, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 46 Mranggen juga melaksanakan kegiatan Digitalisasi UMKM melalui Pendampingan Pendaftaran Akun TikTok Shop.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 14 Agustus 2026, di usaha milik Bu Erna yang bernama Ernafoodquet.
Ernafoodquet merupakan usaha rumahan yang memproduksi berbagai makanan ringan, di antaranya Onde Ketawa dan Stik Bawang.
Berdasarkan hasil pendataan UMKM di wilayah Desa Mranggen, mahasiswa KKN melihat bahwa produk Ernafoodquet memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun, pemasaran produk masih dilakukan secara sederhana dan belum memanfaatkan media digital secara maksimal.
Dalam kegiatan pendampingan, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan dokumentasi produk dengan mengambil foto dan video Onde Ketawa serta Stik Bawang. Dokumentasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan promosi melalui media sosial.
Selain itu, mahasiswa KKN juga membantu membuat banner untuk Ernafoodquet. Banner tersebut berisi identitas usaha dan produk yang dijual sehingga dapat membantu masyarakat mengenal usaha Bu Erna dengan lebih mudah.
Selanjutnya, mahasiswa membantu proses pembuatan dan pendaftaran akun TikTok Shop. Pelaku UMKM memperoleh pendampingan dalam pengisian data usaha serta pengenalan fiturfitur dasar yang dapat digunakan untuk memasarkan produk secara digital.
Mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan sederhana mengenai cara memanfaatkan media digital untuk kegiatan pemasaran, seperti membuat konten produk, mengunggah foto dan video, serta menggunakan akun TikTok Shop dalam media sosial sebagai sarana promosi.
Setelah kegiatan pendampingan dilaksanakan, Ernafoodquet telah memiliki dokumentasi produk, banner usaha, dan akun TikTok Shop yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pemasaran secara digital.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap Ernafoodquet dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengenalkan produk Onde Ketawa dan Stik Bawang kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pemasaran produknya di era digital.
Bu Erna, pemilik usaha, menjelaskan bahwa usaha kuliner yang dijalankannya telah kembali aktif sejak tahun 2022.
Selain menerima pesanan catering, ia juga memproduksi berbagai makanan ringan, seperti stik bawang dan onde-onde ketawa, untuk mengisi waktu ketika tidak ada pesanan catering.
Penanggung Jawab UMKM menyampaikan bahwa dengan adanya program digitalisasi Google Maps dan pendampingan pembuatan akun TikTok Shop ini semoga dapat membantu pelaku usaha yang belum sama sekali mengetahui platform yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung usahanya pada era digital saat ini. Ujar Novi
Dosen DPL KKN juga menyampaikan, “Kesiapan mahasiswa KKN tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga oleh kemampuan mereka dalam beradaptasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan masyarakat.”
Sementara itu, Pak Doni sebagai perangkat desa menyampaikan apresiasinya terhadap program pendampingan UMKM yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UPGRIS Tim 46.
“Kami sangat mengapresiasi program pendampingan UMKM yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UPGRIS Tim 46. Program ini membantu pelaku UMKM di Desa Mranggen dalam memanfaatkan teknologi digital untuk promosi dan pemasaran. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan agar semakin banyak UMKM yang mampu berkembang dan mandiri dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujar Pak Doni.
Melalui program Digitalisasi Google Maps dan Pendampingan Pembuatan Akun TikTok Shop, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 46 berupaya membuka lembaran baru bagi pelaku UMKM di Desa Mranggen dalam memanfaatkan teknologi digital.
Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha untuk mengenalkan produk dan lokasi usaha kepada masyarakat yang lebih luas serta mendukung perkembangan UMKM di era digital.
Penulis: Tim KKN UPGRIS Kelompok 46 Desa Mranggen
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar