Mahasiswa KKN UPGRIS Bersama KKN UNNES Mengikuti Kegiatan Nyadran di Pemakaman Sekukusan Desa Wisata Lerep

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Jan 2026 18:14 27 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang bersama KKN Universitas Negeri Semarang mengikuti kegiatan Nyadran di Pemakaman Sekukusan, Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan tradisi budaya masyarakat setempat sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada leluhur.

Kegiatan Nyadran diawali dengan kerja bakti membersihkan area pemakaman yang dilakukan oleh mahasiswa KKN bersama masyarakat Desa Lerep.

Baca juga:  Mahasiswa Fakultas Hukum UNDIP Kawal Transformasi Legalitas UMKM Parfum Branjang melalui Penguatan Perpajakan dan Standardisasi Produk

Mahasiswa tampak antusias bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar makam sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian tradisi dan kebersihan lingkungan.

Ketua Kelompok KKN Universitas PGRI Semarang Desa Lerep menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Nyadran menjadi pengalaman berharga.

“Kegiatan ini memberikan pembelajaran langsung kepada mahasiswa tentang pentingnya menjaga tradisi serta mempererat hubungan sosial dengan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan KKN Universitas Negeri Semarang juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antarmahasiswa lintas perguruan tinggi.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Ikut Meriahkan Kirab Budaya Kecamatan Tuntang 2025

“Kolaborasi ini memperkuat rasa kebersamaan dan menumbuhkan nilai gotong royong dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Kepala Desa Lerep mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa KKN dalam kegiatan Nyadran. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam melestarikan budaya lokal.

“Kami merasa senang dan bangga karena tradisi Nyadran mendapat perhatian dari generasi muda,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Desa Wisata Lerep memiliki berbagai tradisi budaya yang perlu terus dijaga.

“Dengan adanya mahasiswa KKN, kami berharap nilai-nilai budaya ini dapat terus dikenal dan dilestarikan, khususnya oleh kalangan muda,” lanjutnya.

Baca juga:  Meriahkan HUT ke-81 RI, KKN UIN Walisongo Posko 123 Ramaikan Karnaval SDN Kuwu 1

Selain mengikuti prosesi Nyadran, mahasiswa KKN juga berinteraksi langsung dengan warga untuk memahami makna dan filosofi dari tradisi tersebut.

Interaksi ini menjadi sarana pembelajaran sosial dan budaya yang tidak diperoleh di bangku perkuliahan.

Melalui kegiatan Nyadran ini, diharapkan mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang dan Universitas Negeri Semarang dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap budaya lokal serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen pelestari budaya di tengah masyarakat Desa Wisata Lerep.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA