Mahasiswa KKN UNDIP Serap Suara Warga Desa Depok, Dorong Pelayanan Publik Semakin Berkualitas

waktu baca 4 menit
Jumat, 7 Agu 2026 20:30 9 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) 2026 Desa Depok melaksanakan program Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang diinisiasi oleh Aglean Visecia Sinaga, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, (7/8/26).

Program ini dilakukan sebagai upaya memperoleh gambaran mengenai kualitas pelayanan publik berdasarkan penilaian langsung dari masyarakat sebagai penerima layanan.

Program ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengalaman dan penilaian masyarakat terhadap pelayanan administrasi desa.

Melalui survei tersebut, mahasiswa tidak hanya melihat tingkat kepuasan masyarakat, tetapi juga mengidentifikasi bagian pelayanan yang sudah berjalan dengan baik serta aspek yang masih membutuhkan perhatian dan perbaikan.

Penyampaian hasil dan rekomendasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) kepada Pemerintah Desa Depok

Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner secara langsung dan Google Form. Instrumen survei mengacu pada Permen PANRB No. 14 Tahun 2017 dengan menggunakan 15 indikator pelayanan.

Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari Pemerintah Desa Depok. Agus Kurniadi selaku Sekretaris Desa Depok menyampaikan bahwa survei kepuasan masyarakat penting dilakukan sebagai bahan evaluasi pelayanan desa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-R Tim II UNDIP Dampingi Digitalisasi UMKM Desa Depok melalui Pembuatan QRIS

“Kami setuju dengan adanya survei ini karena hasilnya dapat menjadi masukan bagi pemerintah desa untuk mengetahui apa yang perlu dipertahankan dan apa yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya.

Dari hasil survei, secara umum masyarakat memberikan penilaian positif terhadap pelayanan publik Desa Depok. Sebanyak 92 persen responden memberikan penilaian puas dan sangat puas terhadap kualitas pelayanan yang diterima.

Masyarakat menilai pelayanan administrasi desa telah berjalan dengan baik, mudah diakses, serta didukung oleh sikap petugas yang ramah dan sopan.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara umum pelayanan yang diberikan oleh pemerintah desa telah mampu memenuhi harapan masyarakat.

Penyerahan luaran hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) kepada Sekretaris Desa Depok, Agus Kurniadi

Meski demikian, hasil survei juga menemukan beberapa hal yang masih perlu diperhatikan. Salah satunya adalah ketersediaan informasi pelayanan di kantor desa.

Papan informasi yang tersedia masih terbatas dan belum memuat secara lengkap informasi mengenai jenis pelayanan, persyaratan, biaya, serta waktu pelayanan.

Minimnya informasi tersebut membuat masyarakat masih harus bertanya langsung kepada petugas untuk mendapatkan informasi mengenai pelayanan yang dibutuhkan.

Kondisi ini dapat menyebabkan waktu pelayanan menjadi lebih lama dan pada akhirnya memengaruhi efektivitas serta kenyamanan masyarakat dalam memperoleh pelayanan.

Baca juga:  Kementerian PU Tegaskan Pondok Pesantren Wajib Miliki PBG Demi Keselamatan Bangunan

Selain masalah informasi, kedisiplinan kehadiran petugas juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.

Hasil survei menunjukkan bahwa petugas terkadang tidak berada di tempat sehingga masyarakat harus menunggu lebih lama. Hal tersebut dapat membuat proses pelayanan menjadi kurang efektif.

Temuan lainnya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang lebih mudah.

Masyarakat berharap pemerintah desa dapat memanfaatkan media digital seperti media sosial atau website desa untuk menyampaikan informasi pelayanan. Dengan adanya media tersebut, informasi mengenai pelayanan dapat diakses dengan lebih mudah dan kapan saja.

Berdasarkan hasil survei dan analisis permasalahan, mahasiswa KKN kemudian menyusun beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah Desa Depok.

Rekomendasi dengan prioritas tinggi adalah menyediakan papan informasi pelayanan di kantor desa serta menampilkan informasi mengenai persyaratan dan waktu pelayanan secara lengkap.

Penyediaan informasi tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mudah memahami jenis dan alur pelayanan yang tersedia tanpa harus selalu bertanya langsung kepada petugas.

Selain itu, transparansi pelayanan juga dapat meningkat karena masyarakat memiliki akses yang lebih jelas terhadap informasi yang mereka butuhkan.

Mahasiswa juga merekomendasikan optimalisasi akun media sosial atau website desa sebagai media informasi pelayanan.

Pengembangan media digital tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penyampaian informasi yang dapat diakses masyarakat kapan saja sekaligus mendukung transparansi pelayanan publik.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Kelompok 38 UPGRIS Silaturahmi dengan Ketua RW 06 Watuagung, Bahas UMKM dan Kegiatan Masyarakat

Sementara itu, peningkatan disiplin kehadiran petugas menjadi salah satu rekomendasi lainnya agar waktu tunggu masyarakat dapat berkurang dan proses pelayanan dapat berjalan lebih efektif.

Pelatihan pelayanan prima bagi aparatur desa juga direkomendasikan untuk meningkatkan kompetensi aparatur sehingga kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan.

Program Survei Kepuasan Masyarakat ini tidak hanya menghasilkan gambaran mengenai tingkat kepuasan masyarakat, tetapi juga memberikan masukan yang lebih spesifik mengenai kondisi pelayanan di Desa Depok.

Hasil survei menunjukkan bahwa pelayanan administrasi desa secara umum sudah dinilai baik, namun masih terdapat ruang untuk melakukan perbaikan, khususnya dalam penyediaan informasi pelayanan dan kedisiplinan petugas.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Tim II UNDIP berharap hasil survei dan rekomendasi yang telah disusun dapat dimanfaatkan pemerintah desa sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Dengan mendengarkan langsung suara masyarakat, perbaikan pelayanan diharapkan dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan dan pengalaman masyarakat yang menerima pelayanan.

Masyarakat berharap pelayanan desa ke depannya dapat semakin cepat, mudah, transparan, dan disertai informasi yang jelas sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan lebih nyaman dan efektif.

Ke depannya, pelayanan publik Desa Depok diharapkan dapat menjadi semakin mudah diakses, efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Penulis: Aglean Visecia Sinaga, Tim KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro 2026 Desa Depok

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA