Pesan Tegas Menag Nasaruddin Umar Soal Pengadaan Barang dan Jasa: Hentikan Monopoli

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan sorotan serius terhadap tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Agama.

Menurutnya, proses pengadaan harus dijalankan secara transparan, efisien, dan terbebas dari praktik monopoli.

Pernyataan tersebut disampaikan Menag dalam rapat koordinasi bersama pimpinan satuan kerja serta pejabat fungsional pengadaan barang/jasa yang digelar secara hybrid dan terpusat di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (2/9/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini juga dihadiri oleh Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, Staf Ahli Menag Faisal, Staf Khusus Menag Ismail Cawidu, para tenaga ahli, serta sejumlah pejabat biro terkait.

Baca juga:  GAS Nikah, Inisiatif Kemenag Tingkatkan Kesadaran Pernikahan Legal di Kalangan Pemuda

“Untuk masalah pengadaan barang dan jasa, mohon bekerja sama dengan Itjen agar meminimalisir adanya penyelewengan. Jangan sampai ada monopoli tertentu dalam kepentingan apapun,” tegas Menag.

Selain menekankan pencegahan praktik monopoli, Menag juga mengingatkan pentingnya efisiensi serta profesionalisme dalam tata kelola birokrasi.

Menurutnya, pejabat biro harus mampu memilah kebutuhan secara tepat agar tidak terjadi pemborosan anggaran maupun fasilitas.

“Kepala biro harus punya sense mana yang cukup, mana yang berlebihan. Jangan ada pemborosan. Kendaraan dinas, anggaran, hingga sumber keuangan non-APBN harus tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Baca juga:  Sinergi Dunia Pendidikan dan Perbankan, BRI Resmikan Kantor Kas UNJ serta Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional

Menag turut menyoroti arah kebijakan menuju birokrasi yang lebih modern lewat penerapan digitalisasi.

Ia menilai, efisiensi birokrasi bukan hanya menyangkut soal keuangan, melainkan juga menyangkut waktu, tenaga, dan tata kelola ruang kerja.

“Kita harus menuju paperless office. Arsip dan laporan harus digital agar hemat waktu, hemat tempat, dan terkoordinasi dengan baik.

Tidak perlu sampai laporan dengan bertemu langsung, kalau bisa harus berbasis sistem,” tandasnya.

Dengan pesan tersebut, Menag ingin memastikan tata kelola pengadaan barang dan jasa di Kemenag dapat menjadi contoh transparansi, akuntabilitas, sekaligus modernisasi birokrasi di Indonesia.

Baca juga:  Doa dan Harapan Menag di Hari Kesaktian Pancasila: Indonesia Dijauhkan dari Fitnah dan Perpecahan

Editor : Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis
Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent
Produktif Sejak Bangku Kuliah: Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent Tumbuh sebagai Student-Entrepreneur di BINUS @Bandung
BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:03 WIB

Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

Jumat, 24 April 2026 - 09:03 WIB

Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

Jumat, 24 April 2026 - 08:03 WIB

Produktif Sejak Bangku Kuliah: Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent Tumbuh sebagai Student-Entrepreneur di BINUS @Bandung

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Berita Terbaru

Berita

Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:03 WIB