Mahasiswa KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Alat Penabur Pupuk Sederhana di Purwogondo

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Posko 19 Sosialisasikan Alat Penabur Pupuk Sederhana Menggunakan Peralon Bersama Kelompok Tani Desa Purwogondo Dan Juga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dari Dinas Pertanian Kabupaten Kendal.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 85 UIN Walisongo Semarang Posko 19 melaksanakan kegiatan sosialisasi alat penabur pupuk sederhana berbahan peralon bersama Penyuluh Pertanian Lapangan Dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, pada Selasa, 11 November 2025.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program kerja devisi kesehatan dan lingkungan mahasiswa KKN dalam bidang inovasi pertanian berkelanjutan.

Baca juga:  Penyerahan Mahasiswa KKN UIN Walisongo ke Pemerintah Desa Lanji Kecamatan Patebon Berjalan Lancar

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi sederhana namun efektif dalam membantu petani menabur pupuk secara lebih merata dan efisien.

Alat yang diperkenalkan terbuat dari pipa peralon yang dimodifikasi dengan sistem bukaan menggunakan per dan pengatur aliran pupuk, sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh para petani tanpa membutuhkan biaya besar.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Semarang Posko 19 memberikan penjelasan mengenai cara pembuatan, penggunaan, dan manfaat alat penabur pupuk sederhana.

Para petani tampak antusias mengikuti sosialisasi, bahkan beberapa di antaranya langsung mencoba menggunakan alat tersebut di depan lokasi kegiatan.

Baca juga:  Semangat Kemerdekaan! Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 01 Berpartisipasi dalam Pemasangan Bendera di Puncak Gili Tugel Sojomerto

Ketua gabungan kelompok tani, Bapak Joko, mengungkapkan bahwa alat sederhana ini sangat membantu dan bisa menjadi solusi praktis bagi petani di desa mereka.

“Biasanya kalau menabur pupuk butuh waktu lama dan tenaga banyak, tapi dengan alat ini bisa lebih cepat dan merata. Bahannya juga mudah dicari,” ujar Bapak Joko.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi antara mahasiswa, penyuluh pertanian lapangan dan para petani.

Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Posko 19 berharap inovasi sederhana ini dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya inovasi lokal yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan oleh masyarakat desa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 85 UIN Walisongo Resmi Diserahkan ke Desa Trayu oleh DPL

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru