Indonesia Perkuat Perlindungan Anak, PPPA dan UNICEF Soroti Kemajuan serta Tantangan ke Depan

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan serta pemenuhan hak anak di Indonesia.

Upaya ini tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga dalam penyusunan laporan periodik untuk Komite Hak Anak PBB.

Kerja kolaboratif tersebut menjadi salah satu fondasi penting bagi pemerintah untuk memastikan isu perlindungan anak masuk dalam agenda pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini juga menunjukkan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab satu institusi, tetapi kerja bersama yang terukur.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 05 Dampingi Pembentukan Posbakum di Desa Cacaban

Plt Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, Ratna Susianawati, menuturkan bahwa laporan periodik yang dikirimkan ke Komite Hak Anak PBB merupakan hasil kerja kolektif banyak pihak.

Menurutnya, apa yang dilakukan Indonesia belakangan ini mendapat apresiasi dan catatan positif dari PBB.

“Upaya ini membuahkan hasil, terlihat dari pengakuan Komite Hak Anak terhadap Indonesia yang mencatat kemajuan positif. Khususnya dalam membangun sistem perlindungan anak yang lebih komprehensif,” ujar Ratna.

Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan tindak lanjut atas berbagai rekomendasi Komite Hak Anak PBB.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Pupuk Cair Organik (POC) Ramah Lingkungan kepada Warga Desa Sumberahayu

Menurutnya, rekomendasi tersebut merupakan panduan bagi Indonesia untuk memperbaiki layanan, memperkuat regulasi, serta memperluas akses perlindungan bagi seluruh anak tanpa terkecuali.

Dukungan terhadap langkah pemerintah turut datang dari UNICEF Indonesia. Chief of Communication UNICEF Indonesia, Iman Morooka, mengapresiasi progres yang dicapai Kementerian PPPA.

Ia menilai pemerintah menunjukkan kesungguhan yang nyata, bukan hanya komitmen di atas kertas.

“Kami melihat langkah konkret pemerintah dalam menindaklanjuti rekomendasi Komite Hak Anak. Arah kebijakannya jelas dan melibatkan banyak pihak,” kata Iman.

Menurutnya, penguatan ekosistem perlindungan anak yang dilakukan Indonesia selaras dengan tujuan global, termasuk percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). UNICEF, kata Iman, akan terus menjadi mitra strategis dalam memperluas jangkauan program perlindungan anak.

Baca juga:  Kirim Berita KKN Langsung Terbit: Cara Praktis Publikasi Kegiatan Mahasiswa

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:03 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Berita Terbaru