Mahasiswa KKN Angkatan 86 UIN Walisongo berkolaborasi dengan jajaran pemerintah desa dan warga Desa Gempolsongo untuk menyukseskan program penanaman bibit pohon Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 86 UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di Desa Gempolsongo, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, pada Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas udara di desa.
Kegiatan penanaman bibit pohon tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Gempolsongo beserta perangkat desa, masyarakat setempat, anggota TNI, serta mahasiswa KKN Reguler Angkatan 86 UIN Walisongo Semarang.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.
Penanaman bibit pohon dilakukan di beberapa lahan kosong yang masih tersedia di wilayah Desa Gempolsongo. Pemanfaatan lahan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan desa, seperti menciptakan kawasan yang lebih hijau, mengurangi polusi udara, serta menjaga keseimbangan ekosistem.
Koordinator KKN menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghijaukan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga alam untuk generasi mendatang.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan peran penting pohon dalam menjaga kualitas udara dan kelestarian lingkungan.
Kepala Desa Gempolsongo mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang telah mengadakan kegiatan penanaman bibit pohon tersebut.
Menurutnya, program ini memberikan manfaat nyata bagi desa dan menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk terus menjaga serta merawat lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Reguler Angkatan 86 UIN Walisongo Semarang berharap bibit-bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Gempolsongo.
Selain itu, pohon-pohon tersebut juga diharapkan menjadi kenang-kenangan yang terus hidup dan berkembang sebagai simbol pengabdian mahasiswa kepada masyarakat serta bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Tidak ada komentar