Berita  

Wujud Kepedulian Lingkungan Ibadah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersihkan Musholla Nurul Muttaqin

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang bersama warga melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Musholla Nurul Muttaqin, pada Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut diikuti oleh mahasiswa KKN dan masyarakat setempat dengan penuh semangat gotong royong.

Mereka bersama-sama membersihkan area dalam musholla, halaman sekitar, tempat wudhu, serta fasilitas lainnya agar tetap bersih dan nyaman digunakan oleh jamaah.

Kegiatan serupa kerap menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa KKN di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan tempat ibadah.

Karena adanya kekurangan pemuda, jadi mahasiswa KKN melalukan program kerja sama/gotong royong sehingga untuk meringankan warga sekitar, agar lingkungan tetap bersih, aman, dan nyaman Ketika dipandang.

Baca juga:  PPG Madrasah Jadi Sorotan, Peserta 2025 Naik Drastis hingga 794% Dibanding 2023

Kegiatan bersih-bersih musholla nurul muttaqin desa rejosari tersebut melibatkan puluhan mahasiswa KKN dan pemuda Karang Taruna yang bekerja sama membersihkan seluruh area musholla.

Mulai dari menyapu lantai, membersihkan karpet, mengepel ruang utama, membersihkan tempat wudu, hingga merapikan halaman dan lingkungan sekitar musholla dilakukan secara gotong royong.

Selain itu kegiatan bersih-bersih musholla nurul muttaqin dilaksanakan 1 tahun sekali “ujar mas eko”(selaku anggota karang taruna desa rejosari)

Koordinator KKN UIN Walisongo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan tempat ibadah.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Lomba untuk Peringati Hari Santri Nasional di SDN 2 Boja

Menurutnya, musholla tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat sehingga kebersihannya perlu dijaga bersama.

Antusiasme masyarakat terlihat dari dukungan yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Beberapa warga turut membantu menyediakan peralatan kebersihan dan konsumsi bagi para peserta kerja bakti.

Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat Desa Rejosari.

Selain membersihkan musholla, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai gotong royong dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung mencerminkan sinergi positif antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat.

Baca juga:  Bittime Hadirkan Kampanye #FindingGoldInBlokM Bagikan Emas (XAUT) di Tengah Gejolak Pasar Ekonomi Global

Setelah proses pembersihan selesai, Musholla Nurul Muttaqin tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan untuk beribadah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi berbagai program sosial dan keagamaan lainnya yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Rejosari.

Melalui kegiatan bersih-bersih Musholla Nurul Muttaqin ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

 

Penulis: Tim KKN posko 15 UIN Walisongo Semarang

Editor: Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *