Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Sosialisasi Pembuatan Briket Sabut Kelapa di Desa Sumberahayu

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler ke-85 UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan briket dari sabut kelapa yang bertempat di rumah warga Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal pada Sabtu, 15 November 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Energi Hijau dari Alam” dan menyasar Ibu-Ibu PKK sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi energi alternatif bernilai guna tinggi.

Sosialisasi dimulai pukul 18.00 WIB. Mahasiswa KKN memaparkan tujuan kegiatan, yaitu memberikan pemahaman teoritis dan praktis mengenai proses pembuatan briket serta memperkenalkan pilihan energi ramah lingkungan yang lebih ekonomis dibandingkan bahan bakar konvensional.

Acara dipandu oleh mahasiswa KKN dari divisi ekonomi kreatif. Materi inti meliputi tahapan pembuatan briket sabut kelapa, dimulai dari pengeringan sabut untuk menurunkan kadar air agar hasil pembakaran optimal.

Sabut kering kemudian melalui proses karbonisasi, yaitu pembakaran tidak sempurna dalam wadah tertutup untuk menghasilkan arang.

Arang tersebut selanjutnya ditumbuk hingga menjadi serbuk halus, karena semakin halus teksturnya, semakin baik kualitas briket yang dihasilkan.

Serbuk arang kemudian dicampur dengan perekat alami berupa tepung tapioka yang dimasak hingga menjadi larutan kental.

Baca juga:  KAI Daop 2 Bandung Tingkatkan Pelayanan di Stasiun Cimahi

Adonan yang sudah tercampur merata kemudian dicetak menggunakan alat sederhana sesuai bentuk yang diinginkan.

Tahap akhir adalah pengeringan briket di bawah sinar matahari hingga mengeras dan siap digunakan sebagai bahan bakar.

Selain penyampaian materi teknis, pemateri juga menjelaskan keunggulan briket sabut kelapa, seperti sifatnya yang ramah lingkungan karena berasal dari limbah organik yang melimpah di desa, mampu menghasilkan panas stabil dengan durasi lebih lama, serta ekonomis untuk kebutuhan rumah tangga.

Briket juga berpotensi menjadi peluang usaha kecil bagi Ibu-Ibu PKK.

Baca juga:  Monster Jam di Grand Galaxy Park Bekasi, Hadirkan Pengalaman Seru Penuh Aksi untuk Keluarga

Selama kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui banyaknya pertanyaan dan partisipasi aktif dalam sesi praktik langsung.

Agenda berjalan lancar dan interaktif, memberikan pengetahuan baru bagi warga terkait pemanfaatan limbah sabut kelapa.

Kegiatan ditutup pukul 20.00 WIB dengan evaluasi singkat, penyampaian apresiasi dari mahasiswa KKN, dan sesi dokumentasi.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis
Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent
Produktif Sejak Bangku Kuliah: Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent Tumbuh sebagai Student-Entrepreneur di BINUS @Bandung
BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:03 WIB

Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

Jumat, 24 April 2026 - 09:03 WIB

Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

Jumat, 24 April 2026 - 08:03 WIB

Produktif Sejak Bangku Kuliah: Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent Tumbuh sebagai Student-Entrepreneur di BINUS @Bandung

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Berita Terbaru

Berita

Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:03 WIB